WARTA, TANJUNG SELOR — Potensi geografis Kalimantan Utara kembali menjadi sorotan setelah proyeksi investasi pariwisata bernilai ratusan miliar disampaikan DPMPTSP untuk tahun depan. Lokasi Kaltara yang berada di jalur strategis Indonesia–Malaysia disebut menjadi magnet bagi investor.
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Kaltara, Sapi’i, menilai momentum ini harus dimanfaatkan maksimal. Ia menegaskan pihaknya siap berperan dalam mengawal agenda pembangunan yang dapat memperkuat sektor pariwisata daerah.
“Kaltara sangat memungkinkan menjadi gerbang utama menuju Tawau. Kondisi ini memberi peluang besar bagi industri pariwisata untuk tumbuh,” ungkap Sapi’i, Kamis (4/12/2025).
Ia menambahkan bahwa arus investasi bukan hanya akan memperluas ekonomi regional, tetapi juga mendistribusikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Investasi ini sangat krusial untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka banyak lapangan kerja baru,” tegasnya.
Dengan besarnya peluang pasar lintas negara dan daya tarik wisata yang terus dikembangkan, Pemprov disebut optimistis target investasi tersebut dapat tercapai pada 2026.(*)




