WARTA, NUNUKAN — Suasana meriah menyelimuti Pantai Batu Lamampu, Kecamatan Sebatik, Minggu (2/11/2025), saat pelaksanaan penutupan Festival Pantai Tanjung Karang dalam rangka HUT ke-29 Desa Tanjung Karang.
Momen penutupan festival yang paling ditunggu-tunggu warga kali ini adalah bakar ikan massal di sepanjang bibir pantai yang menjadi ikon pesisir Sebatik. Sekitar 170 kilogram ikan segar dibakar secara serentak oleh 10 kelompok warga, menghadirkan aroma laut dan semangat kebersamaan yang kental.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Nunukan, H. Abdul Munir, hadir mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri. Ia bersama jajaran pejabat daerah terlihat akrab berbaur dengan masyarakat, ikut memilih dan mencicipi ikan bakar hangat yang disajikan panitia.
“Sekitar 170 kilogram ikan dibakar pada acara penutupan hari ini,” ujar Kepala Desa Tanjung Karang, Faisal, dengan wajah sumringah di tengah riuhnya warga yang menikmati hidangan.
Kegiatan makan bersama itu menciptakan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Hidangan ikan bakar yang disajikan dengan sambal mangga dan dabu-dabu menjadi pelengkap cita rasa khas pesisir Sebatik, dinikmati di tepi pantai dengan latar ombak biru dan angin laut Batu Lamampu yang menenangkan.
Selain bakar ikan massal, penutupan festival juga dimeriahkan dengan lomba layang-layang hias yang memeriahkan langit siang itu. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias mengikuti perlombaan, menambah warna pada kemeriahan acara.
Festival Pantai Tanjung Karang tahun ini menjadi simbol kebersamaan warga Sebatik, sekaligus momentum penting memperkenalkan potensi wisata bahari yang dimiliki daerah perbatasan ini.
“Semoga festival ini terus menjadi agenda tahunan yang mengangkat budaya dan potensi wisata lokal Sebatik,” ujar H. Abdul Munir, menutup sambutannya.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, warga Desa Tanjung Karang menutup perayaan HUT ke-29 dengan tawa, rasa syukur, dan aroma ikan bakar yang menggoda di sepanjang pantai Batu Lamampu




