spot_img
More
    spot_img

    Bentuk Empati untuk Korban Bencana, Bupati Irwan Sabri Ajak Warga Ganti Pesta Kembang Api dengan Doa Bersama

    WARTA, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan mengambil sikap tegas dan penuh empati menjelang pergantian tahun 2026. Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, secara resmi mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api sebagai bentuk solidaritas terhadap korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh hingga Sumatera.

    Alih-alih merayakan dengan kemeriahan suara ledakan kembang api, Bupati Irwan mengajak warga Bumi Penekindi Debaya untuk mengisi malam pergantian tahun dengan doa bersama dan kegiatan yang lebih bermakna.

    “Kita tunjukkan rasa kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera yang saat ini sedang tertimpa musibah. Saya mengajak masyarakat untuk lebih sederhana dan mengutamakan doa bersama,” ujar Irwan Sabri, Senin (29/12).

    Selain alasan kemanusiaan, imbauan ini juga merujuk pada aspek keamanan. Penggunaan kembang api yang berlebihan dinilai rawan memicu risiko kebakaran dan cedera, serta dapat mengganggu ketertiban umum. Bupati meminta warga yang tetap ingin merayakan untuk melakukannya secara terbatas dan tidak berlebihan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Sebagai langkah antisipasi, Bupati juga telah menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran untuk bersiaga penuh. Personel diminta meningkatkan kesiapsiagaan guna menjamin penanganan cepat jika terjadi keadaan darurat di malam pergantian tahun.

    “Mari kita jaga ketenangan dan keselamatan lingkungan masing-masing agar transisi menuju tahun 2026 berjalan aman dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

    Baca Juga:  DPRD Bulungan Tinjau Dampak Banjir di SMPN 3 Tanjung Selor, Dorong Solusi Konkret

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU