WARTA, TANJUNG SELOR – Peningkatan mutu layanan kesehatan di Kalimantan Utara (Kaltara) kini tak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga merambah hingga pelosok desa. Sejumlah Puskesmas pedesaan berhasil meraih predikat akreditasi, menandai kemajuan signifikan dalam pemerataan layanan.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Usman, mengungkapkan bahwa hasil survei terbaru menunjukkan beberapa Puskesmas pedesaan sudah naik kelas dalam strata akreditasi, mulai dari tingkat Dasar hingga Madya.
Salah satunya adalah Puskesmas Antutan di Kabupaten Bulungan yang berstatus pedesaan dan kini resmi menyandang akreditasi Dasar. Lebih membanggakan lagi, Puskesmas Salimbatu di Kecamatan Tanjung Palas Tengah berhasil melangkah lebih tinggi dengan predikat Madya.
“Peningkatan akreditasi di Puskesmas pedesaan membuktikan bahwa masyarakat di wilayah terpencil pun berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang terstandar,” ujar Usman.
Kemajuan serupa juga terlihat di Kabupaten Malinau. Hampir seluruh Puskesmas, baik yang berada di pusat kota maupun di pedalaman, telah mengantongi akreditasi. Kondisi ini memperlihatkan pemerataan layanan kesehatan yang semakin inklusif di Kaltara.
Dengan capaian ini, masyarakat di daerah perbatasan dan pedalaman tidak perlu lagi bergantung pada fasilitas di perkotaan. Layanan kesehatan yang terstandar kini lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
“Pemerataan pelayanan kesehatan tetap menjadi prioritas. Pemerintah provinsi memastikan seluruh masyarakat Kaltara, tanpa terkecuali, dapat merasakan layanan kesehatan yang berkualitas,” pungkasnya. (*)




