WARTA, TANA TIDUNG – Guna memastikan seluruh Proyek Strategis Daerah (PSD) berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, Biro Administrasi Pembangunan (Adpem) Pemprov Kalimantan Utara turun gunung. Rombongan Monev (Monitoring dan Evaluasi) Adpem Kaltara bersama Perangkat Daerah terkait secara intens memantau pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tana Tidung dan Malinau, dimulai sejak Selasa (18/11/2025).
Di Kabupaten Tana Tidung (KTT), fokus utama Monev adalah pembangunan Ruang Kegiatan Belajar (RKB) Sekolah Luar Biasa (SLB). Proyek ini mendapat perhatian khusus karena dikategorikan sebagai salah satu Proyek Strategis Daerah Tahun Anggaran 2025.
Mengawal Kualitas, Menghindari Risiko Gagal Selesai
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Kaltara, Sapi’i, menjelaskan bahwa kegiatan Monev ini bukan sekadar formalitas. Fungsinya sangat krusial:
-
Melihat realisasi fisik di lapangan.
-
Mengidentifikasi potensi hambatan proyek.
-
Menjamin kualitas teknis pembangunan.
Lebih lanjut, Sapi’i menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk “menetapkan langkah percepatan, mengurangi risiko gagal selesai, serta menjamin kemanfaatan bagi masyarakat.”
Tiga Pilar Komitmen SLB KTT
Pembangunan RKB SLB di KTT menjadi contoh proyek yang dijamin kualitasnya melalui sinergi tim. Menurut Sapi’i, Dinas Pendidikan Provinsi Kaltara, kontraktor pelaksana, dan konsultan pengawas telah memiliki komitmen yang selaras dan tak bisa ditawar.
“Komitmen yang selaras yaitu tepat waktu, tepat mutu, dan tertib administrasi, agar memberi manfaat kepada masyarakat setempat,” ujar Sapi’i.
Dengan fokus pada tiga pilar komitmen ini, Pemprov Kaltara memastikan investasi pembangunan infrastruktur pendidikan dapat terealisasi optimal, membuka akses yang lebih baik bagi pendidikan luar biasa di Kabupaten Tana Tidung.




