TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., meresmikan Program Transformasi Layanan Kepelabuhanan untuk Meningkatkan Efisiensi dan Transparansi (Digi-Port) di Pelabuhan Tengkayu I, Tarakan, Rabu (17/9).
Selain itu, Gubernur juga mengumumkan kebijakan khusus berupa potongan harga tiket speedboat reguler sebesar 20 persen bagi penyandang disabilitas, sebagai upaya memperluas aksesibilitas transportasi di Kaltara.
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kaltara Jufri Budiman, jajaran Forkopimda, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, H. Idham Chalid, S.Pi., M.P.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menjelaskan bahwa Digi-Port merupakan inovasi Dishub Kaltara untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih modern dan transparan. Tahap awal dimulai dari penerapan pembayaran digital/non-tunai untuk retribusi jasa kepelabuhanan di pelabuhan yang dikelola Pemprov Kaltara.
“Dengan adanya teknologi digital, kita bisa mempercepat dan mempertepat proses layanan kepelabuhanan, sekaligus mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan,” kata Gubernur Zainal.
Ia menegaskan, Digi-Port diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam hal efisiensi layanan, transparansi pengelolaan, dan peningkatan kualitas hidup.
Di sisi lain, pemberian potongan harga tiket speedboat reguler bagi penyandang disabilitas menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap kelompok rentan. “Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban biaya transportasi, sekaligus mendorong penyandang disabilitas lebih aktif dalam kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya,” jelas Gubernur.
Menurutnya, dua kebijakan ini tidak hanya sekadar inovasi pelayanan, tetapi juga momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa inklusi sosial dan digitalisasi layanan adalah kunci kemajuan daerah.
“Saya yakin, dengan kerja sama dan sinergi seluruh pihak, kita dapat mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik demi kemakmuran masyarakat Kaltara,” pungkasnya.




