WARTA, TANJUNG SELOR – Setelah Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, resmi menempati rumah jabatan (rumjab) baru di kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara pada Minggu (8/3), pemerintah provinsi kini merencanakan pembangunan sejumlah rumah jabatan lain di kawasan yang sama.
Beberapa rumjab yang akan dibangun berada di dalam kompleks rumjab gubernur yang terletak di jalur Jalan Poros Trans Kaltara. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi Wakil Gubernur, Sekretaris Provinsi (Sekprov), hingga para asisten di lingkungan Pemprov Kaltara.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara, Helmi, mengatakan pembangunan sudah masuk dalam perencanaan pemerintah daerah.
“Di area bawah kompleks rumjab gubernur sudah direncanakan pembangunan rumah jabatan untuk wagub, sekprov dan para asisten,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, pembangunan fasilitas tersebut akan dilakukan secara bertahap. Untuk rumah jabatan wakil gubernur, tahap awal berupa pembersihan lahan (land clearing) serta pemancangan pondasi sudah mulai dilakukan.
“Untuk kelanjutannya, tahun ini kembali kita usulkan anggaran agar pembangunan bisa diteruskan,” jelasnya.
Dari sisi fasilitas, konsep rumjab wakil gubernur tidak jauh berbeda dengan rumah jabatan gubernur. Kompleksnya akan dilengkapi bangunan utama, paviliun, serta pendopo sebagai ruang penerimaan tamu atau kegiatan resmi. Namun, ukuran bangunannya dirancang lebih kecil dibandingkan dengan rumah jabatan gubernur.
Selain pembangunan rumah jabatan, Pemprov Kaltara juga masih melanjutkan pengerjaan infrastruktur pendukung di kawasan kompleks tersebut. Pembangunan mencakup akses jalan utama hingga jalan lingkungan yang menghubungkan area belakang kompleks rumjab.
Dengan pengembangan kawasan tersebut, pemerintah berharap area Puspem Kaltara di Tanjung Selor dapat menjadi pusat pemerintahan yang lebih tertata dan terintegrasi.




