WARTA, NUNUKAN – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Kabupaten Nunukan berlangsung lancar dan tertib. Dinas Pendidikan (Disdik) setempat menegaskan, TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai alat untuk memetakan kemampuan akademik secara objektif.
Kepala Dinas Pendidikan Nunukan, Akhmad, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA untuk jenjang SMP dan sederajat telah berjalan sesuai jadwal dengan sistem pembagian empat gelombang.
“Pelaksanaan dilakukan setiap hari dalam empat gelombang. Alhamdulillah, semuanya berjalan baik. Tinggal pelaksanaan untuk jenjang SD yang akan menyusul,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, TKA merupakan skema evaluasi terbaru bagi siswa kelas akhir, yakni kelas 6 SD dan kelas 9 SMP, yang kini menggantikan pola evaluasi sebelumnya seperti Ujian Nasional maupun Asesmen Nasional.
“Sekarang semua disatukan dalam Tes Kemampuan Akademik untuk siswa di kelas akhir pada setiap jenjang,” jelasnya.
Untuk jenjang SD, pelaksanaan TKA dijadwalkan pada 22 April mendatang. Disdik memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung telah siap, mulai dari jaringan internet hingga perangkat seperti Chromebook dan laptop.
“Dari hasil pemantauan kami, fasilitas di sekolah sudah memadai dan tidak ada kendala berarti,” katanya.
Akhmad menegaskan, kelancaran pelaksanaan TKA tidak terlepas dari dukungan infrastruktur yang semakin baik di sekolah-sekolah.
“Yang terpenting tidak ada gangguan jaringan, karena itu menjadi kunci utama pelaksanaan berbasis digital,” tambahnya.
Sementara itu, untuk tingkat SMP, seluruh sekolah baik negeri maupun swasta telah mengikuti TKA. Sistem pembagian empat gelombang diterapkan agar seluruh sekolah dapat terakomodasi tanpa terkecuali.
“Ada yang sudah selesai di gelombang awal, dan ada yang mengikuti gelombang berikutnya. Dengan sistem ini, semua sekolah dipastikan terlayani,” tegasnya.
Mengacu pada kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, TKA tidak digunakan sebagai penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai instrumen untuk memperoleh gambaran kemampuan akademik secara nasional.
Hasil TKA nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dan satuan pendidikan dalam merancang kebijakan serta perbaikan proses pembelajaran yang lebih tepat sasaran.
Dengan pelaksanaan yang berjalan lancar, TKA diharapkan mampu memberikan potret menyeluruh tentang kemampuan siswa, sekaligus menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Nunukan.




