WARTA, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., secara terbuka mengajak Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) untuk “naik kelas” menjadi mitra strategis pemerintah. Hal ini ditegaskannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah IKA PMII Kaltara Periode 2025–2030 di Hotel Royal Tarakan, Jumat (6/2).
Bukan sekadar seremonial, Gubernur melihat potensi besar dalam struktur alumni PMII yang kini tersebar di berbagai sektor profesional. Berikut adalah poin-poin penting dalam ajakan kolaborasi tersebut:
1. Alumni Sebagai Sumber Solusi
Gubernur menekankan bahwa IKA PMII bukan sekadar organisasi wadah berkumpul, melainkan kekuatan intelektual. Dengan latar belakang profesi yang beragam, alumni PMII diharapkan mampu menyumbang gagasan segar untuk menghadapi tantangan unik di wilayah perbatasan.
”Amanah ini bukan sekadar jabatan organisasi. Ada tanggung jawab moral dan intelektual untuk terus berkontribusi bagi umat, bangsa, dan daerah,” tegas Gubernur Zainal.
2. Menjaga Moderasi di Beranda Bangsa
Mengingat posisi Kaltara sebagai wajah terdepan Indonesia, Gubernur menitipkan pesan agar IKA PMII terus mengawal nilai-nilai keislaman yang moderat dan semangat kebangsaan. Hal ini dianggap krusial untuk menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika global.
3. Jembatan Antar-Generasi
Kepengurusan baru di bawah komando periode 2025–2030 ini diharapkan menjadi:
- Solid: Memperkuat internal organisasi.
- Adaptif: Cepat tanggap terhadap perubahan teknologi dan ekonomi.
- Progresif: Menjadi jembatan pemikiran antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda.
Harapan Besar bagi Kaltara
Gubernur menutup sambutannya dengan optimisme bahwa sinergi antara Pemprov dan IKA PMII akan mempercepat pembangunan yang inklusif di Bumi Benuanta. Ia ingin IKA PMII menjadi mitra kritis namun solutif dalam mengawal kebijakan daerah.
”Selamat bekerja bagi pengurus yang baru dilantik. Mari bersama-sama membangun Kaltara yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.




