WARTA, TARAKAN— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltara melaksanakan Rapat Monitoring dan Tinjauan Lapangan ke lokasi terdampak gempa bumi di Kota Tarakan, Selasa (11/11).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kaltara, Andi Amriampa, beserta jajaran BPBD dan unsur DPRD Kaltara. Fokus utama rapat dan tinjauan ini adalah pengawasan terhadap pelayanan publik dan penanganan kedaruratan pasca-bencana, khususnya di fasilitas kesehatan RSUD dr. Jusuf SK Tarakan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta rapat membahas upaya pemulihan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak serta memastikan seluruh fasilitas vital tetap berfungsi dengan baik pasca-gempa.
Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Amriampa, menyampaikan bahwa langkah monitoring ini penting dilakukan untuk menilai secara langsung kondisi lapangan dan kesiapan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.




