WARTA, TANJUNG SELOR – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjamin keselamatan dan kelancaran arus transportasi. Salah satunya dengan mendirikan Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di sejumlah titik strategis.
Selain melakukan pemeriksaan kelaikan atau ramp check terhadap armada angkutan, Dishub Kaltara akan mengoperasikan posko Nataru mulai 19 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Posko ini berperan sebagai pusat pemantauan, koordinasi, sekaligus pelayanan bagi masyarakat pengguna transportasi umum.
Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid Darmawan, mengatakan keberadaan posko menjadi bagian penting dalam mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
“Posko terpadu ini kami siapkan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman. Personel lintas instansi akan dilibatkan secara aktif selama periode Nataru,” ungkapnya, Sabtu (13/12/2025).
Dalam pelaksanaannya, Dishub Kaltara menggandeng berbagai pihak, di antaranya Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), TNI AL, Polairud, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan kabupaten dan kota. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperketat pengawasan operasional angkutan darat maupun laut.
Tak hanya aspek teknis kendaraan dan kapal, posko Nataru juga menyediakan layanan pendukung berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi dan awak angkutan. Layanan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara serta PT Jasa Raharja. Sementara itu, pengemudi bus angkutan penumpang juga akan menjalani tes urine NAPZA yang dilakukan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Kaltara.
“Upaya ini bersifat pencegahan, agar potensi kecelakaan dapat ditekan dan masyarakat merasa lebih aman saat bepergian,” tegas Idham.
Untuk mendukung efektivitas pengawasan, Dishub Kaltara menetapkan tiga lokasi posko, yaitu Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, serta Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung Nunukan. Ketiga lokasi tersebut merupakan simpul transportasi utama dengan aktivitas penumpang yang cenderung meningkat saat libur Nataru.
Dengan kesiapan posko dan dukungan lintas sektor, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berharap penyelenggaraan transportasi selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.




