WARTA, NUNUKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan bergerak cepat menangani banjir yang melanda lima kecamatan di wilayah Sebatik pada Rabu 12 November. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nunukan, H. Asmar, S.E., M.A.P, menegaskan bahwa pihaknya fokus pada upaya penanganan langsung di lapangan untuk membantu masyarakat terdampak.
“Kami langsung turun ke Sebatik begitu menerima laporan. Fokus kami membantu mengeluarkan air dari rumah warga, puskesmas, kantor desa, dan fasilitas umum yang terendam,” ujar H. Asmar dalam wawancara pada Kamis (13/11).
Menurutnya, banjir terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan yang menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke pemukiman warga. Meski sistem drainase di wilayah tersebut sudah ada, kapasitasnya belum mampu menampung volume air yang besar dalam waktu singkat.
“Kalau bicara teknis pembuangan air, itu bukan ranah kami. Tapi yang jelas, karena debit air tinggi, drainase yang ada tidak mampu menampung, akhirnya meluap,” tambahnya.
H. Asmar menjelaskan bahwa berdasarkan pemetaan BPBD, wilayah Sebatik memang termasuk daerah rawan banjir, namun titik genangan yang muncul kali ini justru tergolong baru.
“Biasanya yang sering banjir itu di daerah Aji Kuning, tapi kali ini muncul titik baru mulai dari sekitar PLN sampai PLBN. Itu yang baru pertama kali terjadi,” ungkapnya.
Meskipun air sempat mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa, kondisi tersebut tidak berlangsung lama.
“Air cepat surut, siang harinya sudah kering. Untungnya tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
BPBD Nunukan juga terus berkoordinasi dengan TNI dan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca ke depan. Pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat intensitas hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami sudah menyampaikan kepada masyarakat agar waspada, karena informasi dari BMKG menunjukkan curah hujan di wilayah perbatasan masih berpotensi meningkat,” tutur H. Asmar.
Untuk saat ini, BPBD belum membuka posko darurat karena kondisi banjir telah surut dan tidak ada warga yang mengungsi. Namun, tim tetap siaga jika hujan deras kembali mengguyur wilayah Sebatik.
“Yang penting respon cepat terus kami lakukan. Kami tetap berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan masyarakat aman,” pungkasnya.(Hyt/REDAKSI)




