spot_img
More
    spot_img

    Banjir Meluas di Nunukan, 10 Kecamatan Terdampak, Mansalong Paling Parah

    WARTA, NUNUKAN – Banjir yang dipicu intensitas hujan tinggi terus meluas di wilayah Kabupaten Nunukan, Rabu (25/2). Hingga sore hari, tercatat sedikitnya 10 kecamatan terdampak, dengan wilayah Mansalong, Kecamatan Lumbis, menjadi daerah yang mengalami kondisi terparah.

    Kenaikan debit air Sungai Sembakung terpantau sejak pagi dan terus bertambah hingga sore. Tinggi Muka Air (TMA) bahkan telah melampaui batas normal berdasarkan tiang ukur yang terpasang di aliran Sungai Sembakung.

    Kasubid Evaluasi BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin, mengungkapkan bahwa ketinggian air di Mansalong sudah mencapai 10 meter. Padahal, level normal sungai berada di kisaran 7 meter.

    “Wilayah terparah ada di Mansalong, Kecamatan Lumbis. Sore ini TMA di tiang ukur sudah menyentuh 10 meter. Bahkan di beberapa titik, genangan air lebih dari satu meter dari badan jalan,” ujarnya.

    Di Kecamatan Sembakung, genangan air mulai merambah akses jalan, meski sebagian besar rumah warga yang berbentuk panggung masih relatif aman karena posisi lantai lebih tinggi dari permukaan air.

    “Untuk Sembakung, air sudah menggenangi jalan, tetapi belum sampai ke lantai rumah warga. Personel di lapangan terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada,” jelasnya.

    Tim gabungan dari BPBD, aparat kecamatan dan desa, serta TNI-Polri kini bersiaga melakukan pemantauan intensif, evakuasi barang berharga milik warga, hingga menyiapkan perlengkapan darurat dan tenda pengungsian. Petugas juga melakukan asesmen cepat untuk mendata dampak serta kebutuhan mendesak di lokasi terdampak, termasuk pemantauan TMA di Desa Mansalong (Lumbis) dan Desa Atap (Sembakung).

    Adapun kecamatan yang terdampak banjir meliputi Lumbis Hulu, Lumbis Pensiangan, Lumbis Ogong, Lumbis, Sembakung Atulai, Sembakung, Sebuku, Krayan, Krayan Timur, dan Krayan Barat.

    Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama jika curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

    Baca Juga:  Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum Batal Dipangkas Rp81 Triliun, Kini Hanya Dipotong Rp60 Triliun

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU