WARTA, TARAKAN – Dalam momentum peringatan Hari Perhubungan Nasional, Senin (17/9/2025), Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meluncurkan sebuah terobosan baru di sektor transportasi: Digi-Port. Bertempat di ruang tunggu Pelabuhan Tengkayu I, Tarakan, program inovatif ini menjadi langkah awal transformasi layanan transportasi di wilayah perbatasan.
Digi-Port merupakan sistem layanan transportasi digital yang digagas oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, dengan tujuan utama mempermudah masyarakat dalam melakukan pembelian tiket secara online dan mengakses berbagai layanan transportasi secara lebih efisien.
Gubernur Kalimantan Utara, H. Zainal Arifin Paliwang, bersama jajaran Forkopimda hadir langsung melauching program tersebut. Didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kaltara, H. Idham Chalid menegaskan bahwa Digi-Port hadir untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan transparansi layanan.
“Pembelian tiket akan kita lakukan secara daring. Semua transaksi akan terintegrasi secara digital melalui kerja sama dengan Bankaltimtara. Ini adalah langkah menuju pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan,” ujar Gubernur usai peresmian.
Diskon 20% untuk Penyandang Disabilitas
Tak hanya fokus pada digitalisasi layanan, Pemprov Kaltara juga menunjukkan komitmennya terhadap inklusi sosial. Lewat Digi-Port, penyandang disabilitas yang menggunakan transportasi laut reguler seperti speedboat akan mendapatkan diskon khusus sebesar 20 persen untuk setiap perjalanan.
“Ini bentuk kepedulian kita. Diskon 20 persen ini diharapkan bisa meringankan beban saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Insya Allah, kebijakan ini berlaku secara permanen,” tegas Gubernur Zainal.
Menuju Layanan Transportasi Terintegrasi
Ke depannya, Digi-Port tak hanya berhenti pada layanan tiket kapal. Pemerintah tengah menyiapkan pengembangan sistem yang lebih luas, termasuk:
-
Pembayaran parkir secara digital
-
Informasi jadwal keberangkatan kapal
-
Pembayaran biaya sandar kapal
-
Dan berbagai layanan perhubungan lainnya
“Transformasi ini kami lakukan bertahap. Saat ini, kami sedang siapkan server dan perangkat pendukung agar semua layanan bisa dilakukan secara non-tunai dan terintegrasi penuh,” jelas Gubernur.
Modern, Transparan, dan Berpihak pada Rakyat
Melalui peluncuran Digi-Port, Pemprov Kaltara berharap sektor transportasi di daerah perbatasan menjadi lebih modern, transparan, dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat. Tak hanya memudahkan akses layanan, digitalisasi ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.




