spot_img
More
    spot_img

    Perpani Bulungan Sabet 38 Medali di Bupati Malinau Cup, Jadi Modal Menuju PORPROV II

    WARTA, TANJUNG SELOR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Bulungan. Tampil pada ajang Bupati Malinau Cup (BMC) 2026, kontingen Bulungan sukses membawa pulang 38 medali dari 52 atlet yang diturunkan.

    Kejuaraan yang berlangsung di Kabupaten Malinau pada 5–9 Agustus 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi momentum bagi atlet panahan Bulungan untuk mengukur kemampuan dan mematangkan persiapan menghadapi kompetisi yang lebih besar.

    Ketua Perpani Bulungan, Mus Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang dan menunjukkan sportivitas selama mengikuti pertandingan.

    “Selamat dan sukses untuk seluruh atlet Perpani Bulungan atas prestasi yang telah diraih. Apresiasi setinggi-tingginya bagi mereka yang telah berjuang dan bertanding dengan sportivitas,” ujar Mus Mulyadi.

    Dalam BMC 2026, sebanyak 52 atlet Perpani Bulungan tampil di delapan divisi, mulai dari kelompok usia dini hingga kategori senior.

    Delapan divisi tersebut meliputi U10 jarak 10 meter, U13 jarak 20 meter, U15 jarak 30 meter, U18 jarak 40 meter, Compound jarak 50 meter, Barebow Legend jarak 30 meter, Barebow Umum jarak 50 meter, serta Recurve jarak 70 meter.

    Hasilnya, atlet Bulungan berhasil mengoleksi 13 medali emas, 17 medali perak dan 8 medali perunggu.

    Capaian tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan dua atlet Bulungan meraih penghargaan Best Archer. Penghargaan itu diraih Ahmad pada Divisi U10 dan Husnia Rani Zahrah pada Divisi U13.

    Uji Kemampuan Menuju PORPROV II

    Mus Mulyadi mengatakan, keikutsertaan di BMC 2026 tidak semata-mata mengejar medali. Kejuaraan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang uji coba dan evaluasi atlet sebelum menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) II Kalimantan Utara yang akan digelar di Kabupaten Malinau pada November 2026.

    Baca Juga:  SMAN 1 Peso Terendam Banjir, Disdikbud Kaltara: Ini Murni Faktor Alam

    Menurutnya, hasil pertandingan di BMC menjadi bahan evaluasi untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet, sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan sebelum tampil di PORPROV II.

    Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, Perpani Bulungan akan terus meningkatkan latihan dan mematangkan performa para atlet agar mampu memberikan hasil terbaik di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

    “BMC ini juga menjadi ajang uji coba bagi atlet panahan Bulungan menuju PORPROV II yang akan dilaksanakan di Kabupaten Malinau pada November nanti,” ujar Mus.

    Apresiasi untuk Pelatih dan Orang Tua

    Di balik keberhasilan para atlet meraih 38 medali, Perpani Bulungan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, official dan orang tua yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pertandingan.

    Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga semangat dan konsistensi para atlet selama menjalani pembinaan.

    Mus berharap capaian di BMC 2026 dapat menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin latihan dan berani bersaing di level yang lebih tinggi.

    Setelah PORPROV II, Perpani Bulungan juga mulai membidik kompetisi tingkat nasional. Kejurnas Senior pada Oktober 2026 menjadi salah satu agenda yang dipersiapkan, sementara untuk kategori junior ditargetkan mengikuti Kejurnas Junior 2027.

    Dengan torehan 38 medali di Malinau, Perpani Bulungan kini memiliki modal positif untuk menghadapi PORPROV II sekaligus melanjutkan pembinaan atlet menuju panggung nasional.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU