spot_img
More
    spot_img

    Kaltara Jadi Provinsi Paling Harmonis di Indonesia, Geser NTT di Puncak IKUB 2025

    WARTA, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 yang dirilis Kementerian Agama, Kaltara berhasil meraih peringkat pertama sebagai provinsi paling harmonis di Indonesia dengan skor 87,23.

    Capaian tersebut mengantarkan Kaltara menggeser Nusa Tenggara Timur (NTT) yang selama tiga tahun terakhir bertahan di posisi teratas. Dalam pemeringkatan nasional, Kaltara juga berada di atas Sulawesi Tenggara yang meraih skor 86,52 dan Kepulauan Bangka Belitung dengan skor 85,41.

    Prestasi ini menjadi bukti semakin kuatnya kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis di Bumi Benuanta. Kerukunan yang terbangun tidak hanya tercermin dalam kehidupan sosial, tetapi juga menjadi modal penting dalam mendukung stabilitas dan pembangunan daerah.

    Tren peningkatan nilai IKUB Kaltara juga menunjukkan perkembangan yang konsisten dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, Kaltara mencatat skor 75,63, kemudian meningkat menjadi 78,55 pada 2022, 78,64 pada 2023, 78,94 pada 2024, hingga melonjak signifikan menjadi 87,23 pada 2025. Nilai tersebut juga jauh melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 77,89.

    Indeks Kerukunan Umat Beragama sendiri mengukur kualitas hubungan antarumat beragama melalui tiga indikator utama, yakni toleransi, kesetaraan, dan kerja sama atau kebersamaan.

    Dari ketiga indikator tersebut, dimensi toleransi menjadi kekuatan terbesar Kaltara dengan skor 93,38. Sementara dimensi kebersamaan mencatat skor 84,43, dan dimensi kesetaraan memperoleh skor 83,88.

    Tingginya capaian tersebut mencerminkan kuatnya sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta terbangunnya hubungan yang harmonis antarumat beragama di tengah masyarakat Kalimantan Utara.

    Keberhasilan ini juga didukung kondisi masyarakat Kaltara yang majemuk. Berdasarkan data kependudukan, komposisi penduduk terdiri dari 73,3 persen pemeluk Islam, 19,4 persen Protestan, 6,7 persen Katolik, dan 0,6 persen pemeluk agama lainnya. Keberagaman tersebut menjadi modal sosial yang memperkuat persatuan, toleransi, dan kehidupan yang damai.

    Baca Juga:  Peringatan Isra Mikraj, Menag: Mari Tegakkan Salat!

    Raihan peringkat pertama nasional ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat toleransi, memperkuat kebersamaan, serta mempertahankan Kalimantan Utara sebagai daerah yang aman, damai, dan harmonis di tengah keberagaman.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU