spot_img
More
    spot_img

    Gubernur Zainal Buka HLM TPID se-Kaltara, Tekankan Pengendalian Inflasi untuk Jaga Daya Beli Warga

    WARTA, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang menegaskan pentingnya pengendalian inflasi sebagai langkah strategis menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Kaltara yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Senin (9/3).

    Menurut Gubernur Zainal, inflasi yang stabil merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga kesehatan perekonomian daerah.

    “Inflasi yang stabil sangat penting untuk menjaga kondisi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, perkembangan inflasi sangat mempengaruhi daya beli masyarakat serta pencapaian pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kaltara bersama pemerintah kabupaten dan kota diminta terus mencermati pergerakan harga di lapangan.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, pada Februari 2026 inflasi Kaltara secara bulanan (month to month) tercatat sebesar 0,47 persen, secara tahun kalender (year to date) 0,57 persen, dan secara tahunan (year on year) 4,75 persen.

    “Angka tersebut merupakan agregat dari kondisi inflasi di kabupaten dan kota di Kaltara,” jelasnya.

    Gubernur juga meminta seluruh TPID di provinsi maupun kabupaten/kota untuk terus memantau perkembangan inflasi melalui Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Perkembangan Harga (IPH). Langkah ini penting agar intervensi pengendalian harga dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

    Zainal juga mengapresiasi capaian inflasi Kaltara sepanjang 2025 yang berada pada angka 2,57 persen, masih dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 2,5 persen ± 1 persen.

    “Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi kita semua, khususnya TPID di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” katanya.

    Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Gubernur juga meminta bupati dan wali kota di Kaltara memastikan kesiapan daerah masing-masing. Beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, hingga stabilitas harga di pasar.

    Baca Juga:  Kios Ayam Kumuh di Pasar Induk Tanjung Selor Ditertibkan Pemkab Bulungan

    “Saya berharap koordinasi kita semakin kuat agar pengendalian inflasi berjalan optimal, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi daerah terus meningkat,” pungkasnya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, Wakapolda Kaltara Andries Hermanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltara Hasiando G. Manik, serta Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is bersama jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah Pemprov Kaltara.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU