WARTA, TARAKAN – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara, Idham Chalid Darmawan, turun langsung memimpin rapat pembinaan dan evaluasi seluruh pejabat serta ASN di UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan pada awal pekan ini.
Langkah ini menjadi penegasan serius Pemprov Kaltara untuk memperbaiki kualitas layanan dan kedisiplinan aparatur di pelabuhan yang menjadi pintu mobilitas utama masyarakat Kota Tarakan tersebut.
Idham menegaskan bahwa sejumlah persoalan terkait pelayanan, kebersihan, hingga ketertiban operasional pelabuhan masih jauh dari standar yang diharapkan.
“Kami berkewajiban turun langsung untuk memastikan setiap petugas memahami tugas pokok dan fungsi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya, Dishub telah mengidentifikasi berbagai kendala yang berkembang, mulai dari aspek teknis, manajemen, hingga pelayanan publik. Untuk itu, sejumlah langkah strategis jangka pendek mulai dijalankan.
Di antaranya ialah peningkatan kebersihan area pelabuhan, perbaikan fasilitas umum yang rusak, penambahan pengawasan petugas CS dan keamanan, penyediaan air bersih, penataan parkir khusus area drop zone, serta pengaturan kembali penjual dan aktivitas penjualan tiket speedboat non-reguler.
Idham turut menegaskan bahwa penataan pedagang kaki lima (PKL) menjadi bagian penting dalam menciptakan area pelabuhan yang tertib dan nyaman.
“Ke depan, pembenahan akan difokuskan pada peningkatan kualitas dan kuantitas SDM pengelola pelabuhan serta penguatan sarana dan prasarana sesuai rencana pengembangan yang telah disusun,” pungkasnya.
Upaya ini diharapkan mampu mempercepat perbaikan layanan dan memastikan Pelabuhan Tengkayu I kembali menjadi ruang publik yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. (*)




