WARTA, NUNUKAN – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Masjid Al Mujahidin, Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, saat warga menyambut kedatangan Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, dalam rangka Safari Ramadan, Selasa (10/3).
Kedatangan orang nomor satu di Kalimantan Utara itu disambut antusias oleh masyarakat yang memadati masjid. Safari Ramadan menjadi momentum penting mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan masyarakat di wilayah perbatasan.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk memperbanyak ibadah dan memperkuat keimanan.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Semoga kita semua dapat meraih malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan,” ujar Zainal.
Ia mengingatkan masyarakat untuk mengisi Ramadan dengan berbagai amalan seperti salat, tarawih, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah kepada sesama.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang Penetapan Definitif Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Daerah Tahun Anggaran 2025 serta Alokasi Sementara Tahun 2026 kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan.
Untuk tahun 2025, Kabupaten Nunukan menerima DBH Pajak Daerah sebesar Rp85,19 miliar. Sementara alokasi sementara tahun 2026 mencapai Rp97,91 miliar. Selain itu, terdapat penyaluran kurang salur DBH Pajak Daerah tahun 2023 hingga 2025 sebesar Rp53,06 miliar.
Menurut Zainal, dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nunukan.
Tak hanya itu, dalam Safari Ramadan tersebut Pemprov Kaltara juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat. Bantuan diberikan kepada Masjid Al Mujahidin berupa sarung, Al-Qur’an, baju muslim, serta paket sembako.
Dukungan juga diberikan kepada Karang Taruna Desa Atap untuk memperkuat peran pemuda dalam kegiatan sosial dan pembangunan desa.
Selain itu, Pemprov Kaltara turut memberikan bantuan kepada petugas fardu kifayah sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam pelayanan sosial keagamaan di tengah masyarakat.
Kepedulian pemerintah juga ditunjukkan melalui penyerahan bantuan kepada warga Desa Atap yang terdampak banjir.
Gubernur Zainal berharap Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Safari Ramadan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga momentum berbagi dan memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.




