spot_img
More
    spot_img

    Sinergi di Desa Apung: PKK Kaltara “Sulap” Halaman Rumah Jadi Lumbung Pangan dan Cuan

    WARTA, TANJUNG SELOR  – Ketahanan pangan nasional kini dimulai dari halaman rumah. Semangat inilah yang dibawa Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalimantan Utara saat menyambangi Desa Apung, Kecamatan Tanjung Selor, Kamis (12/2).

    ​Tak sekadar datang berkunjung, Ketua TP PKK Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., memboyong “amunisi” produktif untuk warga. Mulai dari bibit sayuran seperti bayam, cabai, terong, dan kacang panjang, hingga paket budidaya perikanan berupa terpal, pakan, dan 1.500 ekor benih lele.

    ​Bantuan ini merupakan implementasi nyata dari program unggulan AKU HATINYA PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman). Rahmawati menegaskan bahwa pekarangan bukan sekadar pelengkap estetika rumah, melainkan instrumen vital dalam memerangi stunting dan memperkuat gizi keluarga.

    ​”Jangan hanya jadi penonton di tanah yang subur. Jika kita tanam pisang atau singkong di halaman, hasilnya bukan cuma untuk makan sendiri, tapi bisa diolah jadi produk bernilai jual tinggi. Sekarang zamannya online, pasar ada di genggaman kita,” ujar Rahmawati dengan optimis.

    ​Rahmawati juga mengingatkan bahwa kekayaan Bumi Benuanta tidak boleh hanya bergantung pada hasil tambang mineral yang suatu saat akan habis. Menurutnya, potensi pertanian dan peternakan di Desa Apung adalah “tambang emas” hijau yang jauh lebih berkelanjutan.

    Bukan Sekadar Memberi Bibit

    PKK Kaltara berkomitmen memberikan pendampingan jangka panjang. Ibu-ibu di Desa Apung tidak akan dibiarkan berjuang sendiri; mereka akan dibekali workshop keterampilan mulai dari pengolahan pasca-panen, teknik pengemasan (packaging) yang menarik, hingga strategi pemasaran digital.

    ​Aksi nyata ditutup dengan pelepasan 1.500 ekor benih lele berukuran 5-7 cm ke dalam kolam terpal oleh rombongan TP PKK Kaltara bersama Kepala Desa Apung, Surahim. Langkah kecil dari kolam-kolam terpal ini diharapkan menjadi lompatan besar bagi kemandirian ekonomi warga Desa Apung.

    Baca Juga:  Kabar Gembira! Jembatan Sebawang Resmi Open Traffic, Kapasitas Maksimal 8 Ton

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU