WARTA, TANJUNG SELOR – Mengawali ritme kerja di tahun 2026, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., melakukan gerak cepat dengan menggelar “Safari Perangkat Daerah”, Rabu (21/1).
Langkah ini diambil bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan untuk memastikan seluruh instansi di lingkup Pemprov Kaltara berada dalam kondisi siap tempur untuk melayani masyarakat dan menyukseskan program Gubernur serta Wakil Gubernur.
Fokus pada Kenyamanan dan Disiplin
Didampingi Kepala Biro Adpim, Jaini, S.Hut., M.P., Sekprov Denny menyisir setiap sudut di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) 2. Destinasi pertamanya adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Hasilnya? Sekprov memberikan apresiasi atas kedisiplinan pegawai.
”Di awal tahun kita persiapkan segala sesuatu agar hasilnya maksimal di akhir tahun. Saya melihat pegawai cukup disiplin, ruangan pun bersih dan rapi,” ujar Denny.
Kantor Nyaman, Kerja Makin Semangat
Bagi Denny, estetika dan kebersihan kantor bukan urusan sepele. Ia menegaskan bahwa suasana kantor yang nyaman adalah bahan bakar utama bagi semangat kerja ASN dalam memberikan pelayanan publik. Ia menginstruksikan para kepala perangkat daerah untuk:
- Mendesain ulang tata ruang agar lebih aman dan nyaman.
- Menjaga kebersihan sebagai standar utama pelayanan.
- Memastikan keterbukaan akses, sehingga masyarakat yang datang merasa disambut dengan baik.
Warning: Jangan Tutup Jalur Darurat!
Ada catatan penting dalam safari kali ini. Sekprov Denny menyoroti beberapa titik yang dianggap menghambat aksesibilitas. Ia dengan tegas meminta agar tidak ada lagi barang-barang atau penataan ruangan yang mempersempit jalan, apalagi sampai menutupi tangga darurat.
”Gedung ini didesain dengan standar keselamatan. Seluruh pegawai bertanggung jawab menjaga itu. Akses pintu darurat jangan ditutup, kita harus waspada terhadap segala risiko,” tegasnya.
Langkah Selanjutnya: Evaluasi Bertahap
Aksi safari ini bukan yang terakhir. Sekprov memastikan akan ada evaluasi berkala terhadap seluruh aset dan penataan kantor perangkat daerah. Tujuannya satu: aset terjaga, masyarakat pun nyaman.
Di akhir kunjungannya, Denny kembali mengingatkan para pimpinan instansi untuk terus memantau kinerja dan kehadiran stafnya. Disiplin bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban demi pelayanan publik yang berkualitas di Kalimantan Utara.




