WARTA, TANJUNG SELOR — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Utara menggelar seminar kewirausahaan yang berlangsung di Hotel Grand Pangeran Khar, Tanjung Selor. Acara yang digelar Jumat malam ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Yosua Batara Payangan, mewakili Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang.
Seminar ini diikuti para pengurus KNPI serta pemuda dari berbagai daerah di Kaltara. Agenda tersebut sekaligus menjadi rangkaian pembuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD KNPI Kaltara tahun ini.
Dalam sambutannya, Yosua menyampaikan pesan gubernur terkait pentingnya peran pemuda dalam pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa generasi muda harus terlibat dalam pengembangan usaha produktif dan memanfaatkan peluang ekonomi yang terus berkembang di Kaltara.
“Pemuda perlu tampil sebagai agen perubahan. Melalui kewirausahaan, mereka bisa berkontribusi nyata dan membangun unit usaha yang memberi dampak ekonomi,” ujarnya.
Yosua menambahkan bahwa pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi bagi pemuda, terutama dalam pengembangan UMKM dan penguatan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kaltara, Niko Ruru, menegaskan komitmen KNPI untuk menjadi wadah tunggal pemuda dalam mendorong kemandirian ekonomi dan keberdayaan generasi muda.
“KNPI itu satu, tidak ada duanya. Fokus kami adalah melahirkan pemuda yang mandiri secara ekonomi dan mampu bersaing,” tegasnya.
Seminar kewirausahaan ini juga sejalan dengan visi Ketua Umum DPP KNPI, Ryano Panjaitan, yang mengusung konsep activistpreneur—pemuda yang aktif, kreatif, dan mampu menciptakan peluang usaha baru.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, membuka ruang bagi peserta untuk bertukar gagasan dan memperkuat jejaring kewirausahaan di Kalimantan Utara.




