WARTA, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara melalui UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan mengumumkan penghentian sementara layanan bus operasional di Pelabuhan Tengkayu I. Kebijakan ini diambil karena armada membutuhkan perawatan dan penyesuaian teknis agar kembali layak beroperasi.
Kepala UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, M. Roswan, menegaskan bahwa penghentian sementara ini dilakukan sebagai langkah preventif demi memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa pelabuhan.
“Untuk sementara layanan bus kami hentikan karena armada harus menjalani pemeliharaan. Kami tidak ingin memaksakan operasional sebelum kondisinya benar-benar siap,” ujar Roswan, Minggu (23/11/2025).
Target Beroperasi Jelang Nataru
Dishub Kaltara saat ini sedang memaksimalkan upaya agar layanan bus dapat kembali berjalan menjelang masa puncak perjalanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, mengingat tingginya mobilitas warga pada periode tersebut.
“Kami berupaya agar layanan bus bisa kembali melayani masyarakat saat Nataru. Meski bus operasional belum sepenuhnya siap, kami sedang menyiapkan alternatif lain,” jelasnya.
Roswan menambahkan, keberadaan layanan bus sangat dibutuhkan penumpang karena jarak antara pintu masuk pelabuhan dengan area keberangkatan cukup jauh, terutama bagi lansia atau penumpang dengan barang bawaan.
Dishub Kaltara memastikan perkembangan terkait layanan bus akan segera disampaikan kepada masyarakat setelah proses pemeliharaan dan evaluasi armada rampung dilakukan.




