WARTA, TANJUNG SELOR – Perayaan Natal Oikumene Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi ditutup. Namun, semangat kebersamaan, kasih dan pelayanan yang terbangun selama rangkaian kegiatan diharapkan tetap melekat dalam keseharian ASN.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat menghadiri Ibadah Syukur sekaligus pembubaran panitia Natal Oikumene ASN Pemprov Kaltara di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Jumat (7/8/2026) malam.
Ingkong hadir bersama sang istri, Kornie Serliany Ingkong, S.T. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi sehingga seluruh rangkaian perayaan Natal dapat terlaksana dengan baik.
Menurut Ingkong, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni penutup kepanitiaan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang untuk mensyukuri seluruh proses pelayanan dan kebersamaan yang telah dijalani.
“Kita hadir untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam setiap pelayanan yang telah dilakukan bersama,” kata Ingkong.
Ia menegaskan, berakhirnya kepanitiaan tidak boleh dimaknai sebagai berakhirnya semangat Natal. Nilai kasih, kepedulian, persaudaraan dan pengabdian justru harus terus dibawa ke dalam pelaksanaan tugas sebagai ASN.
Bagi Ingkong, ASN memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Karena itu, kebersamaan yang terbangun melalui Persekutuan Oikumene diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antarpegawai, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang harmonis di lingkungan Pemprov Kaltara.
“Marilah kita terus saling menghormati, saling mendukung, dan bekerja sama agar keberagaman yang kita miliki menjadi kekuatan untuk membangun Kalimantan Utara,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh ASN menjadikan keberagaman sebagai modal penting dalam membangun daerah. Menurutnya, perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan ketika disatukan dengan semangat persaudaraan dan tujuan yang sama.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin Pendeta Kelso Kuleh, S.Th., sebelum ditutup dengan ramah tamah.
Suasana tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antar-ASN dan jemaat, sekaligus membawa semangat pelayanan Natal ke dalam tugas dan pengabdian sehari-hari.




