spot_img
More
    spot_img

    Seragam Sekolah Gratis Terus Disalurkan ke Kecamatan, Bukti Komitmen Pemkab Nunukan Bangun SDM Perbatasan

    WARTA, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah perbatasan. Melalui dua program unggulan — seragam sekolah gratis dan beasiswa pendidikan — pemerintah daerah memastikan tidak ada anak di Nunukan yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan yang layak.

    Program seragam gratis yang mulai diluncurkan tahun ini menjadi langkah awal dalam pemerataan akses pendidikan. Pemerintah menyalurkan lebih dari 15 ribu set seragam sekolah bagi siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, dengan total anggaran mencapai Rp8 miliar.

    Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menegaskan, program tersebut bukan sekadar bantuan perlengkapan sekolah, melainkan wujud nyata tanggung jawab negara terhadap masa depan generasi di wilayah perbatasan.

    “Masih banyak anak di pedalaman dan pulau-pulau yang kesulitan memiliki seragam layak. Kami ingin menghapus kesenjangan itu. Semua anak, tanpa memandang asal sekolahnya, harus merasa punya kesempatan yang sama,” ujar Irwan.

    Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari kalangan pendidik dan masyarakat. Kepala MI Alkhairaat Sebatik, Nurdian Korompot, S.Pd.I, menyebut program seragam gratis sangat membantu orang tua di tengah tekanan ekonomi yang meningkat.

    “Anak-anak kami senang, orang tua lega. Ini bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah Sebatik,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/10).

    Selain program seragam, Pemkab Nunukan juga tengah menyiapkan 1.000 beasiswa bagi pelajar dan mahasiswadengan total anggaran Rp10,5 miliar. Saat ini, prosesnya telah memasuki tahap verifikasi, dan penyerahan bantuan dijadwalkan pada triwulan keempat tahun 2025.

    Bupati Irwan menjelaskan, sebagian dari beasiswa tersebut merupakan program afirmasi kerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas), yang saat ini telah mengakomodasi 32 mahasiswa asal Nunukan.

    Baca Juga:  Ketua DPRD Kaltara Dukung Pembatasan Medsos Anak, Tekankan Perlindungan Generasi Muda

    “Beasiswa ini adalah investasi jangka panjang. Kami ingin anak-anak Nunukan memiliki daya saing tinggi, bahkan mampu menjadi pemimpin di masa depan,” tegasnya.

    Langkah Pemkab Nunukan ini semakin menegaskan arah kebijakan Irwan–Hermanus yang fokus pada pembangunan manusia. Melalui penguatan sektor pendidikan, pemerintah berharap dapat memperkokoh pondasi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan, sekaligus mempersempit kesenjangan pelayanan publik antarwilayah.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU