WARTA, TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara (Sekprov Kaltara), H. Denny Harianto, SE., MM., memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara yang digelar di Lapangan Agatis, Senin (19/1/2026) pagi.
Dalam amanatnya, Sekprov menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran, sekaligus mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih bijak dan efisien dalam penggunaan energi, khususnya listrik fasilitas perkantoran.
Denny mengungkapkan, hingga awal tahun berjalan masih terdapat sejumlah pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang belum memasuki tahap penatausahaan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat kinerja OPD serta pencapaian target program yang telah ditetapkan.
“Perencanaan anggaran harus disusun secara matang dan terukur. Surat Penyediaan Dana (SPD) maupun rencana anggaran kas perlu disiapkan untuk kebutuhan selama 12 bulan. Pergeseran anggaran sebaiknya terus ditekan agar kualitas perencanaan semakin baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sekprov juga menekankan pentingnya manajemen waktu kerja. Ia mengajak ASN untuk membagi pekerjaan ke dalam tiga tahapan, yakni pekerjaan yang telah diselesaikan, sedang berjalan, dan yang akan dilaksanakan.
Sebagai contoh praktik baik, Denny menyebut salah satu OPD yang telah menyiapkan pola kerja lintas tahun anggaran, mulai dari evaluasi kinerja tahun sebelumnya, pelaksanaan program tahun berjalan, hingga perencanaan awal untuk tahun berikutnya.
“Ini merupakan bentuk inisiatif dan kinerja yang patut diapresiasi serta dijadikan contoh oleh OPD lainnya,” ujarnya.
Di sisi lain, dalam upaya efisiensi dan pengendalian belanja operasional, Sekprov mengimbau seluruh ASN untuk lebih peduli terhadap penggunaan energi listrik di kantor. Ia menekankan agar lampu, pendingin ruangan (AC), serta peralatan listrik lainnya dimatikan setelah jam kerja, terutama menjelang akhir pekan.
Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat berdampak besar dalam menekan pemborosan energi sekaligus membangun budaya kerja yang lebih efisien dan bertanggung jawab.
“Saya berharap seluruh ASN mampu memanfaatkan waktu kerja dengan optimal, meningkatkan kedisiplinan, serta menjaga tanggung jawab dalam menjalankan tugas demi mendukung kinerja Pemprov Kaltara secara maksimal,” pungkas Denny.




