spot_img
More
    spot_img

    Samsat Goes to School Menyasar Pelajar Tanjung Selor, Bapenda Kaltara Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini

    WARTA, TANJUNG SELOR — Upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mulai diarahkan ke lingkungan sekolah. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan program Samsat Goes to School yang menyasar pelajar SMA, SMK dan sederajat di Tanjung Selor.

    Program ini tidak sekadar membawa layanan Samsat lebih dekat ke sekolah. Bapenda Kaltara juga ingin membangun pemahaman generasi muda mengenai pentingnya pajak sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah.

    Kepala Bapenda Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., mengatakan pelajar menjadi kelompok strategis untuk diberikan edukasi perpajakan sejak dini. Terlebih, sebagian pelajar tingkat menengah atas sudah menggunakan kendaraan bermotor untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

    “Melalui program ini, kami tidak hanya mendekatkan layanan Samsat kepada masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya kontribusi pajak bagi pembangunan daerah. Generasi muda harus kita rangkul agar memahami bahwa taat pajak adalah bagian dari bela negara,” ujar Datu Iqro di Tanjung Selor.

    Menurutnya, Samsat Goes to School akan dikemas secara edukatif dan interaktif. Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan kewajiban perpajakan kendaraan, tetapi juga pemahaman mengenai regulasi lalu lintas dan pentingnya tertib administrasi kendaraan.

    Bapenda Kaltara juga akan memperkenalkan sejumlah inovasi layanan digital, di antaranya E-Samsatku dan SIMPADKU. Kehadiran layanan tersebut diharapkan membuat pelajar, guru maupun tenaga kependidikan semakin mengenal pilihan pembayaran pajak yang lebih mudah dan terintegrasi.

    Langkah ini dinilai penting karena tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan di Kaltara masih berada pada kisaran 60 hingga 70 persen.

    Bapenda Kaltara berharap edukasi melalui sekolah dapat menciptakan efek berantai. Pelajar yang memahami pentingnya pajak diharapkan tidak hanya menerapkannya ketika telah menjadi wajib pajak, tetapi juga dapat menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga di rumah.

    Baca Juga:  Polresta Bulungan Bongkar Makam Korban Kebakaran, Selidiki Dugaan Kejanggalan

    “Kami ingin kesadaran ini tumbuh dari lingkungan terdekat. Pelajar SMA yang sudah memiliki kendaraan, atau minimal menyampaikan pesan ini kepada orang tua di rumah, akan menjadi agen perubahan yang efektif untuk mengingatkan pentingnya melunasi pajak kendaraan tepat waktu,” katanya.

    Untuk merealisasikan program tersebut, Bapenda Kaltara akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta instansi terkait. Sejumlah sekolah di Tanjung Selor nantinya akan menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi sekaligus pengenalan layanan Samsat.

    Program tersebut diharapkan mendapat dukungan dari sekolah dan orang tua. Selain memperluas literasi perpajakan di kalangan generasi muda, peningkatan kepatuhan PKB juga diharapkan ikut memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kemudian mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Kaltara.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU