Ia menambahkan, luas lahan sekolah yang mencapai lebih dari empat hektare menjadi alasan pentingnya pembangunan pagar pengaman dilakukan secepatnya. Namun, menurutnya, pembangunan dapat dilakukan bertahap dengan memprioritaskan area utama terlebih dahulu.
“Pembangunan pagar tidak perlu langsung seluruh area, cukup di bagian utama dulu. Yang penting, anak-anak bisa belajar dengan aman dan guru juga merasa nyaman mengajar,” tambah Mansur.
DPRD Nunukan, kata Mansur, berkomitmen untuk mengawal aspirasi tersebut agar dapat diakomodasi dalam pembahasan anggaran tahun depan.
“Kalau lingkungan sekolah aman, maka proses belajar akan lebih efektif. Kami akan kawal agar anggaran pembangunan pagar dan pengadaan bus sekolah bisa terealisasi,” tutupnya.




