WARTA, TANJUNG SELOR – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026 di Kabupaten Malinau terus dimatangkan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara memastikan dukungan penuh agar ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut berlangsung lancar, aman, dan sukses.
Dukungan itu tidak hanya menyangkut pembiayaan, tetapi juga kesiapan venue pertandingan, akomodasi atlet, transportasi, pasokan listrik hingga pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Persiapan Porprov II Kaltara melalui Zoom Meeting, Selasa (3/11/2026). Rapat diikuti Wakil Gubernur Ingkong Ala, jajaran Pemerintah Kabupaten Malinau, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta kepala perangkat daerah terkait.
Zainal mengapresiasi kesiapan Pemkab Malinau sebagai tuan rumah bersama panitia yang terus bekerja memenuhi berbagai kebutuhan penyelenggaraan.
Namun, ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak lengah mengingat waktu pelaksanaan semakin dekat. Koordinasi lintas sektor harus diperkuat sehingga persoalan teknis dapat diselesaikan sebelum pertandingan dimulai.
“Saya berharap seluruh pihak terus memperkuat koordinasi dan menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis agar pelaksanaan Porprov dapat berjalan lancar, aman dan sukses,” ujarnya.
Porprov II Kaltara dijadwalkan dibuka pada 10 November 2026 dengan mempertandingkan 45 cabang olahraga (cabor). Jumlah tersebut terdiri dari 43 cabor utama dan dua cabor eksebisi, yakni sepak bola mini dan Orado.
Anggaran Rp3,5 Miliar Ditargetkan Cair 9 November
Dari sisi pembiayaan, Pemprov Kaltara telah menyiapkan dana hibah melalui APBD provinsi sebesar Rp3,5 miliar. Namun, setelah dikurangi alokasi untuk KONI dan masing-masing cabang olahraga, proses finalisasi anggaran saat ini masih berlangsung di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Gubernur menargetkan dana tersebut dapat dicairkan pada 9 November 2026, sehari sebelum pembukaan Porprov.
Untuk menutupi kebutuhan pembiayaan yang belum terpenuhi, Zainal juga memberikan ruang kepada panitia untuk menggandeng perusahaan dan perbankan melalui dukungan sponsorship.
Sebagai bentuk kerja sama, pihak sponsor diperbolehkan memasang spanduk, baliho, maupun umbul-umbul di kawasan venue pertandingan.
Rumah Warga Disiapkan untuk Akomodasi Kontingen
Selain anggaran, persoalan akomodasi juga menjadi perhatian. Mengantisipasi keterbatasan kamar hotel di Kabupaten Malinau, pemerintah daerah bersama panitia telah mendata rumah-rumah warga yang dapat disewakan sebagai alternatif tempat menginap para kontingen.
Pendataan tersebut dilengkapi nomor kontak pemilik rumah agar peserta lebih mudah memperoleh informasi dan melakukan koordinasi terkait tempat tinggal selama Porprov berlangsung.
Gubernur juga meminta panitia memperkuat koordinasi dengan PT PLN untuk memastikan pasokan listrik di seluruh lokasi pertandingan tetap stabil dan tidak terganggu selama kegiatan.
Sementara itu, aspek transportasi dan keamanan akan dikawal melalui koordinasi Dinas Perhubungan Kaltara bersama dinas perhubungan kabupaten/kota. Pengaturan mobilitas kontingen menjadi perhatian agar perjalanan peserta sejak memasuki wilayah Malinau hingga menuju lokasi pertandingan berlangsung tertib dan aman.
Melalui dukungan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, KONI, dunia usaha, serta seluruh pihak terkait, Porprov II Kaltara diharapkan tidak hanya sukses sebagai penyelenggaraan, tetapi juga menjadi ajang melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kaltara ke tingkat nasional.




