WARTA, TARAKAN – Kejuaraan Renang Gubernur Cup II se-Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026 menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya atlet-atlet renang berprestasi dari Bumi Benuanta. Ajang yang diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari usia dini hingga senior, ini diharapkan memperkuat regenerasi atlet renang di daerah.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., secara resmi menutup kejuaraan tersebut di Kolam Renang Tirto Sagoro Komando Daerah Angkatan Laut (KODAERAL) XIII, Kota Tarakan, Minggu (11/10).
Dalam kesempatan itu, Zainal mengapresiasi semangat seluruh atlet yang telah berpartisipasi. Menurutnya, kejuaraan bukan sekadar ajang memperebutkan medali, tetapi juga menjadi ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
“Olahraga merupakan sarana yang sangat penting dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter. Di Kalimantan Utara, perkembangan olahraga renang menunjukkan arah yang semakin positif,” ujar Zainal.
Ia menilai, besarnya minat dan potensi atlet muda menjadi modal penting untuk membangun pembinaan olahraga renang yang berkelanjutan. Potensi tersebut perlu diimbangi dengan latihan terarah, pendampingan pelatih, serta dukungan berbagai pihak agar atlet Kaltara mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Kondisi ini menjadi modal berharga bagi kita untuk terus membangun ekosistem olahraga yang kuat, sehingga ke depan akan lahir atlet-atlet renang kebanggaan Kalimantan Utara yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional bahkan internasional,” lanjutnya.
Jangan Cepat Puas, Terus Tingkatkan Kemampuan
Kepada para atlet yang berhasil meraih medali, Zainal berpesan agar tidak cepat berpuas diri. Prestasi yang diraih harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menghadapi tantangan yang lebih besar.
“Prestasi yang Saudara raih hari ini adalah buah manis dari latihan yang sungguh-sungguh, disiplin, kerja keras, dan doa yang tidak pernah putus. Jadikan pencapaian ini sebagai pemicu motivasi untuk terus berkembang, tetaplah rendah hati, dan bersiaplah menghadapi tantangan yang lebih besar di masa mendatang,” pesannya.
Sementara itu, atlet yang belum berhasil meraih medali diminta tidak berkecil hati. Hasil pertandingan hendaknya dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki teknik, meningkatkan ketahanan fisik, dan memperkuat mental agar dapat tampil lebih baik pada kejuaraan berikutnya.
Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, pengurus cabang olahraga, pelatih, serta orang tua yang telah memberikan dukungan kepada para atlet selama mengikuti kejuaraan.
Dalam rangkaian penutupan, Zainal bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hadir turut mengikuti lomba eksibisi renang.
Pemerintah Provinsi Kaltara berharap Kejuaraan Renang Gubernur Cup II dapat menjadi bagian dari pembinaan olahraga yang konsisten melalui kolaborasi pemerintah, organisasi olahraga, sekolah, pelatih, dan masyarakat.
Dengan pembinaan yang berkesinambungan, atlet-atlet muda Kaltara diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang, menorehkan prestasi, dan membawa nama daerah ke panggung olahraga nasional maupun internasional.




