WARTA, TANJUNG SELOR – Upaya menghadirkan terminal tipe A pertama di Kabupaten Bulungan terus bergerak maju. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kini fokus mempersiapkan kebutuhan lahan sebagai salah satu syarat utama pembangunan terminal yang nantinya akan menjadi pusat layanan transportasi darat antarkota dan antarprovinsi.
Kepala Dinas Perhubungan Kaltara, Idham Chalid, menjelaskan bahwa proyek yang menjadi kewenangan pemerintah pusat tersebut saat ini masih berada pada tahap penyusunan dokumen perencanaan dan studi kelayakan. Sejumlah lokasi alternatif tengah dikaji untuk menentukan titik pembangunan yang paling strategis.
Beberapa kawasan yang masuk dalam pembahasan antara lain wilayah Jelarai, Sengkawit hingga kawasan KIPI. Penentuan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan konektivitas transportasi, kemudahan akses masyarakat, serta potensi pengembangan wilayah dalam jangka panjang.
Menurut Idham, peran pemerintah provinsi saat ini lebih difokuskan pada fasilitasi kebutuhan proyek, terutama terkait kesiapan lahan yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan terminal. Setelah seluruh tahapan perencanaan dan studi kelayakan rampung, hasilnya akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk melanjutkan proses pembangunan.
Terminal tipe A dirancang untuk melayani angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Kehadirannya diharapkan mampu menciptakan sistem transportasi darat yang lebih tertata, terintegrasi, dan memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat pengguna jasa angkutan umum.
Selain menjadi pusat aktivitas transportasi, terminal tersebut juga diproyeksikan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan layanan yang terpusat, mobilitas masyarakat dan distribusi barang diyakini akan semakin efisien sehingga berdampak positif terhadap perkembangan kawasan sekitar.
Rencana pembangunan terminal tipe A sebenarnya telah diwacanakan sejak beberapa tahun terakhir. Berbagai lokasi sempat dikaji, namun persoalan ketersediaan dan status lahan menjadi tantangan utama yang menyebabkan realisasinya belum dapat dilakukan. Kini, melalui koordinasi yang terus dilakukan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, proyek tersebut kembali didorong agar segera memasuki tahap berikutnya.
Pemprov Kaltara optimistis keberadaan terminal tipe A akan menjadi salah satu infrastruktur penting dalam mendukung konektivitas antardaerah sekaligus memperkuat sistem transportasi yang lebih modern di Bumi Benuanta. Jika terealisasi, terminal ini akan menjadi pusat layanan transportasi darat yang selama ini dinantikan masyarakat Kalimantan Utara.




