spot_img
More
    spot_img

    Pemerintah Kecamatan Sembakung Pantau Ketat Penggunaan Dana Desa di Tepian

    WARTA, NUNUKAN– Pemerintah Kecamatan Sembakung meningkatkan pengawasan terhadap realisasi Dana Desa dengan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung di Desa Tepian, Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini dilakukan oleh Sekretaris Camat bersama Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) di sela-sela sosialisasi bantuan sanitasi dan septictank oleh Medco JOB Simanggaris.

    Kasi PMD Kecamatan Sembakung, Hasyim, S.Sos, menegaskan bahwa monev dilakukan secara rutin setiap kali anggaran dicairkan. Selain memastikan pekerjaan fisik berjalan baik, pengawasan juga menyasar aspek administrasi dan kelengkapan dokumen agar penyusunan SPJ tertib serta sesuai ketentuan.

    “Pengawasan bukan hanya pada pekerjaan fisik. Kami memastikan perencanaan, administrasi, dan dokumen pelaporan benar-benar lengkap dan sesuai aturan,” ujar Hasyim.

    Dua Program Prioritas: Selesai dan Hampir Rampung

    Tahun anggaran 2025, Desa Tepian menggarap dua program utama: pembangunan semenisasi dan pembangunan Rumah Sehat. Berdasarkan hasil monev, pekerjaan semenisasi telah tuntas 100 persen. Sementara Rumah Sehat sudah memasuki tahap finishing dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

    Rumah Sehat ini dirancang sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar dengan fokus pencegahan stunting, selaras dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Nunukan. Program tersebut merupakan hasil keputusan Musyawarah Desa (Musdes) yang melibatkan perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, pemuda, dan unsur masyarakat lainnya.

    Kepala Desa Tepian, Nurdiansyah, berharap keberadaan Rumah Sehat mampu menjadi fasilitas yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

    “Semoga fasilitas ini dapat mendukung pelayanan kesehatan, terutama untuk upaya pencegahan stunting di Desa Tepian,” ungkapnya.

    Kantor Desa Rusak Berat, Solusi Masih Ditunggu

    Dalam kesempatan itu, Nurdiansyah juga kembali menyoroti kondisi Kantor Desa Tepian yang rusak berat dan tidak dapat digunakan. Hingga kini, belum ada skema anggaran maupun keputusan yang dapat menjadi solusi pembangunan gedung baru.

    Baca Juga:  Gubernur hadiri Doa Bersama MPI, Harapkan Pemulihan Aceh dan Sumatera

    “Kami sangat berharap ada perhatian dan dukungan anggaran. Kantor desa adalah pusat pelayanan masyarakat, dan kondisinya saat ini sangat memprihatinkan,” katanya.

    Komitmen Transparansi Dana Desa

    Melalui kegiatan monev tersebut, Pemerintah Kecamatan Sembakung menegaskan komitmennya untuk memastikan Dana Desa digunakan tepat sasaran, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU