WARTA, TANJUNG SELOR– Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, melakukan kunjungan kerja ke kawasan industri strategis nasional PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) di Desa Mangkupadi, Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Rabu (12/11).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Zainal turut didampingi Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si, dan Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.
70 Persen Pekerja KIPI Adalah Tenaga Lokal
Dalam paparan PT KIPI dan PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI), terungkap sejumlah perkembangan positif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanah Kuning, termasuk penyerapan tenaga kerja lokal Kaltara yang mencapai 70 persen dari total 11.900 pekerja.
Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada manajemen kawasan industri tersebut karena telah memberikan ruang luas bagi tenaga kerja lokal.
“Pekerja-pekerja yang ada di area ini kita utamakan pekerja lokal. Dari 11.900 pekerja, 70 persen sudah orang lokal. Ini capaian luar biasa,” ujar Gubernur Zainal.
Ia berharap komitmen ini terus dipertahankan dan ditingkatkan seiring berkembangnya kawasan industri KIPI, yang digadang-gadang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terbesar di Indonesia.
Pemprov Siapkan SDM Melalui Pelatihan dan Sertifikasi
Untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri strategis tersebut, Gubernur memastikan Pemprov Kaltara terus menyiapkan SDM lokal melalui berbagai program pelatihan kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK).
“Kita harus bekali mereka dengan skill. Tidak bisa langsung bekerja tanpa kemampuan. Karena itu, Balai Latihan Kerja kita fungsikan untuk menyiapkan pemuda-pemudi Kaltara,” jelasnya.
Ia menambahkan, para peserta pelatihan nantinya akan mendapatkan sertifikasi kompetensi dari instansi terkait agar siap bersaing dan memenuhi standar industri.
Job Fair Digelar Tahun Depan
Gubernur Zainal juga mengungkapkan rencana Pemprov Kaltara menggelar Job Fair 2026, guna membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat untuk ditempatkan di kawasan KIPI.
“Insyaallah tahun depan kita buka lagi Job Fair untuk menyiapkan tenaga kerja yang akan bekerja di kawasan ini,” katanya.
Dorong PAD dan Perkuat Posisi Kaltara di Kancah Nasional–Internasional
Gubernur berharap keberadaan KIPI bukan hanya menyerap tenaga kerja lokal, tetapi juga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat posisi Kaltara sebagai kawasan strategis nasional yang diperhitungkan di kancah nasional maupun internasional.
“Ini kesempatan besar bagi pemuda-pemudi kita. Kita ingin Kaltara berdiri sebagai kekuatan ekonomi baru Indonesia,” tegasnya.




