spot_img
More
    spot_img

    Gempa Berulang di Tarakan Picu Kekhawatiran, DPRD Minta Audit Struktur RSUD dr. H. Jusuf SK

    WARTA, TANJUNG SELOR – Serangkaian gempa yang terus mengguncang Tarakan dalam beberapa hari terakhir membuat perhatian publik tertuju pada keamanan fasilitas layanan darurat. Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir, menilai kondisi ini harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera mengevaluasi struktur bangunan RSUD dr. H. Jusuf SK.

    Menurut Nasir, meningkatnya aktivitas gempa merupakan situasi yang tidak bisa dianggap biasa. Rumah sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan harus benar-benar bebas dari risiko struktural agar masyarakat merasa aman.

    “Keselamatan pasien dan tenaga medis adalah prioritas. Bangunan rumah sakit harus dipastikan kuat dan tidak terdampak gempa,” katanya.

    Ia menekankan perlunya audit teknis menyeluruh yang melibatkan tenaga ahli untuk memastikan seluruh bagian bangunan berada dalam kondisi layak. Pemeriksaan bukan hanya menilai kerusakan, tetapi juga mengantisipasi potensi bahaya ke depan.

    “Setiap bagian bangunan harus diuji kembali. Evaluasi ini bentuk mitigasi agar rumah sakit tetap bisa beroperasi optimal ketika bencana terjadi,” jelasnya.

    DPRD Kaltara, lanjut Nasir, siap mengawal hasil evaluasi dan mempercepat langkah perbaikan jika ditemukan masalah.

    “Kalau ada indikasi risiko, penanganan tidak boleh menunggu lama. Kami siap mendorong pembahasan agar kebutuhan rumah sakit dapat segera diakomodasi,” ungkapnya.

    Ia berharap pemerintah provinsi melakukan evaluasi secara transparan dan komunikatif, sehingga masyarakat mendapat kepastian mengenai keamanan fasilitas kesehatan utama tersebut.

    “Rumah sakit harus menjadi zona aman dalam situasi apa pun. Dengan audit yang objektif, kita bisa memastikan rasa aman itu tetap terjaga,” pungkasnya.

    Baca Juga:  Jam Kerja ASN Ramadhan 2025: Ini Aturannya

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU