WARTA, TANJUNG SELOR — Dua pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah, Senin (22/9). Kedua siswa yang diketahui bernama Diego dan El Aviciena itu langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo.
Kepala Bidang Humas dan Pengembangan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Heriyadi Suranta, membenarkan bahwa kedua siswa tersebut tengah dirawat di IGD.
“Mereka datang dengan keluhan sakit perut disertai muntah-muntah,” ungkap Heriyadi saat dikonfirmasi wartawan.
Meski begitu, pihak rumah sakit belum dapat memastikan penyebab pasti keluhan tersebut. Tim medis saat ini masih melakukan observasi intensif terhadap kedua siswa.
“Kami belum bisa menyimpulkan apakah keluhan mereka disebabkan oleh konsumsi MBG atau faktor lain. Fokus kami saat ini adalah penanganan medis terlebih dahulu,” ujarnya.
Menurut keterangan awal yang disampaikan pasien kepada tenaga medis, gejala mulai dirasakan tak lama setelah menyantap makanan bergizi yang dibagikan di sekolah.
Pihak sekolah maupun Dinas Kesehatan setempat belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Observasi medis dan investigasi lebih lanjut akan menjadi kunci untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.




