WARTA, LONG BAWAN – Ratusan masyarakat di wilayah perbatasan Kalimantan Utara menyambut antusias kehadiran layanan kesehatan gratis dalam program “Pro Lantera Ku” (Program Layanan Dokter Terbang Kalimantan Utara) yang digelar di RS Pratama Krayan, Long Bawan, Kecamatan Krayan, Nunukan Rabu (22/10/2025).

Program ini merupakan salah satu program unggulan Gubernur Kalimantan Utara yang dijalankan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Prov. Kaltara, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan daerah dengan akses terbatas.
Kegiatan kali ini menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam, spesialis anak, spesialis kandungan dan spesialis mata yang merupakan layanan yang sangat dibutuhkan masyarakat khususnya di Wilayah Krayan.
Menurut Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dinkes Kaltara, Okchtario Kristiadhi, Pro Lantera Ku menjadi inovasi Pemprov Kaltara dalam menjangkau masyarakat hingga ke pelosok perbatasan atau khususnya di daerah DTPK.
“Kami mendatangkan langsung dokter-dokter spesialis sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan. Pelayanan ini sepenuhnya gratis agar masyarakat bisa mendapatkan layanan optimal,” jelasnya.
Pelaksanaan di RS Pratama Krayan juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-13 Provinsi Kalimantan Utara. Sejak pagi, warga dari berbagai kampung di Kecamatan Krayan dan sekitarnya berdatangan untuk memanfaatkan layanan tersebut.
Dinkes Kaltara menargetkan sekitar 150 hingga 200 warga mendapatkan pelayanan selama kegiatan berlangsung. Pemeriksaan dan konsultasi masih terus berjalan hingga sore hari.
Okchtario menambahkan, layanan serupa akan kembali dilaksanakan pada Jumat, 24 Oktober 2025, yaitu pelayanan Dokter spesialis Mata yang menjadi salah satu layanan penting karena selama ini belum tersedia di wilayah Krayan.
“Harapan kami, kehadiran Pro Lantera Ku dapat menjadi jembatan kesehatan bagi masyarakat di wilayah perbatasan, agar mereka mendapatkan layanan yang sama seperti masyarakat di perkotaan,” ujarnya.




