spot_img
More
    spot_img

    Anggaran Rp1,5 M Digelontorkan, Pemprov Kaltara Perkuat Layanan Dokter Terbang

    WARTA, TANJUNG SELOR – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam memajukan pelayanan kesehatan di daerah terpencil terus berlanjut. Tahun 2025, anggaran sebesar Rp1,5 miliar telah dialokasikan melalui APBD untuk mendukung Program Layanan Kesehatan Dokter Terbang atau Pro LenteraKU

    Program yang menyasar wilayah-wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) ini difokuskan untuk memperkecil kesenjangan layanan kesehatan antarwilayah. Dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan transportasi udara, logistik medis, insentif tenaga kesehatan, serta pengadaan obat-obatan dan peralatan medis.

    Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Usman, menyebut bahwa program ini tak hanya membawa layanan kesehatan ke pelosok, tapi juga membentuk pola rujukan lanjutan bagi penyakit-penyakit yang memerlukan pengawasan jangka panjang.

    “Tim medis menangani langsung keluhan warga, terutama penyakit dalam dan infeksi menular seperti TBC. Pasien yang butuh penanganan lanjutan dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat,” ungkap Usman.

    Sejak awal 2025, program ini telah menjangkau enam wilayah DTPK, dan kini sedang dalam proses menuju daerah seperti Long Loreh dan Setulang di Malinau. Usman menegaskan bahwa pelaksanaan program akan terus dipacu hingga mencapai target 100 persen pada akhir tahun.

    “Fokus kami menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kami tidak ingin ada warga Kaltara yang tertinggal dalam hal pelayanan kesehatan,” tegasnya.

    Melalui Pro LenteraKU, Pemprov Kaltara berharap dapat membangun sistem pelayanan kesehatan yang inklusif, merata, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. (*)

    Baca Juga:  Dorong Daya Beli, Pemprov Kaltara Targetkan APBD 2026 Cair Lebih Awal

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU