WARTA, TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) siap melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dimulai pada 23 Juli lalu. Program ini menyasar anak usia 0 hingga 7 tahun sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran virus polio yang masih menjadi ancaman di Indonesia.
Kepala Dinkes Kaltara, Usman, SKM., M.Kes, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penilaian risiko menggunakan standar World Health Organization (WHO), Indonesia termasuk dalam kategori wilayah berisiko tinggi penularan polio.
“Sebanyak 32 provinsi dan 399 kabupaten/kota di Indonesia masuk dalam kategori risiko tinggi polio. Karena itu, imunisasi tetes polio perlu dilakukan secara masif dan merata untuk memutus rantai penularan virus,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).
Usman menambahkan, kegiatan imunisasi ini juga merupakan tindak lanjut dari adanya Kejadian Luar Biasa (KLB) polio yang terjadi di tujuh provinsi, antara lain Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
“Pekan Imunisasi Nasional (PIN) akan dilakukan di 27 provinsi, termasuk Kalimantan Utara. Target kami adalah cakupan tinggi dan merata agar tidak ada lagi kasus polio yang muncul,” jelasnya.
Ia menjelaskan, imunisasi polio sangat penting untuk melindungi anak dari penyakit menular yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.
“Melalui imunisasi tetes polio, bayi dan anak-anak akan mendapatkan kekebalan terhadap virus polio. Imunisasi ini bisa diperoleh secara gratis di posyandu, puskesmas, maupun rumah sakit,” terangnya.
Dinkes Kaltara mengimbau seluruh orang tua agar membawa anak-anaknya untuk mengikuti imunisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami berharap masyarakat berperan aktif. Jangan sampai ada anak yang terlewat, karena satu kasus polio saja dapat memicu penularan kembali,” tegas Usman.
Dengan pelaksanaan PIN Polio ini, pemerintah daerah menargetkan Kaltara bebas dari polio dan mampu menjaga derajat kesehatan anak-anak sejak usia dini.




