spot_img
More
    spot_img

    Dinas Pendidikan Nunukan Tegaskan Evaluasi dan Penguatan Program Makan Bergizi (MBG) di Sebatik

    WARTA, NUNUKAN — Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di wilayah Sebatik, menyusul insiden keracunan yang sempat terjadi baru-baru ini. Kepala Dinas Pendidikan, Akhmad, S.IP., M.Si, menilai penting dilakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

    “Evaluasi ini perlu dilakukan bersama-sama. Program Makan Bergizi tetap merupakan langkah positif dan strategis dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekolah, terutama bagi mereka yang belum sempat sarapan di rumah atau tidak memiliki uang jajan,” ujar Akhmad, Kamis (9/10).

    Ia menegaskan, melalui program ini pemerintah ingin memastikan setiap peserta didik mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk menunjang konsentrasi dan semangat belajar. “Dengan adanya program ini, kebutuhan makanan anak-anak dapat terpenuhi. Ini sangat bermanfaat, khususnya bagi siswa di wilayah perbatasan dan daerah terpencil,” tambahnya.

    Selain menyoroti kualitas dan higienitas makanan, Akhmad juga mengimbau agar seluruh pihak, termasuk peserta didik, turut menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
    “Kami mengingatkan agar anak-anak tidak membuang sisa makanan sembarangan dan senantiasa menjaga kebersihan setelah makan. Ini bagian dari pembiasaan karakter disiplin dan peduli lingkungan,” tuturnya.

    Program Makan Bergizi (MBG) merupakan salah satu program prioritas nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Dinas Pendidikan Nunukan berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan dengan aman, bermutu, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan peserta didik.

    Dengan sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat, Program MBG diharapkan tidak hanya menjaga kesehatan siswa, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar generasi muda di wilayah perbatasan Indonesia.

    Baca Juga:  Penundaan Pengangkatan CPNS & PPPK 2024: Banyak Korban Terkena Dampak, Pemecatan dan Kesulitan Cari Kerja

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU