WARTA, TANJUNG SELOR – Presiden Prabowo Subianto kembali membuat gebrakan politik dengan merombak jajaran Kabinet Merah Putih. Sebanyak lima posisi strategis berganti pimpinan, sebuah langkah yang disebut sebagai upaya memperkuat kinerja pemerintahan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo, dalam pengumumannya menegaskan bahwa perombakan ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh. “Presiden ingin memastikan roda pemerintahan berjalan lebih optimal dan responsif terhadap tantangan yang ada,” ujarnya.
Adapun lima kementerian yang mengalami pergantian, yakni:
-
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan kini dipimpin Budi Gunawan,
-
Kementerian Keuangan dipimpin Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani,
-
Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia,
-
Kementerian Koperasi dan UKM dipimpin Budi Arie Setiadi,
-
Kementerian Pemuda dan Olahraga, tetap dipimpin Dito Ariotedjo, namun dengan restrukturisasi internal.
Pergantian Menteri Keuangan menjadi sorotan utama publik. Sri Mulyani dikenal dengan rekam jejak yang solid dalam menjaga fiskal negara, meski sejumlah kebijakan terakhirnya menuai kritik. Kini, Purbaya Yudhi Sadewa diharapkan mampu menjaga stabilitas keuangan nasional serta memastikan distribusi APBN ke seluruh daerah tetap berjalan maksimal.
Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, menanggapi langkah reshuffle ini dengan tenang. Menurutnya, perubahan kabinet adalah hal yang lumrah dalam dinamika pemerintahan. “Hal seperti ini sudah biasa. Yang terpenting adalah sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tetap terjaga,” katanya.
Riyanto juga menyinggung soal penurunan Transfer Kas Daerah (TKD). Meski ada pengurangan, ia optimis pembangunan di Bulungan tidak akan terganggu. “Walaupun TKD menurun, kita tetap syukuri berapa pun APBD yang kita dapat. Pemerintah daerah akan menjalankannya dengan baik. Saya yakin semuanya akan berjalan sukses dan lancar,” tutupnya.




