WARTA, NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, secara resmi mengukuhkan 21 orang pengurus Forum Pemuda Lintas Agama (Pelita) Kabupaten Nunukan di Kantor Bupati Nunukan, Senin (25/8).
Forum Pelita dibentuk atas inisiatif pemuda lintas agama bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang agama: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, hingga Konghucu. Kehadiran forum ini diharapkan menjadi wadah pemersatu generasi muda sekaligus motor penggerak terciptanya kerukunan umat beragama di Bumi Perbatasan.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Ia berpesan agar generasi muda tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah.
“Jangan mudah terprovokasi, tidak boleh ada yang memancing dan menaikkan tensi. Jika ada masalah, selesaikan dengan diskusi yang baik supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Irwan.
Ia berharap Forum Pelita dapat menjadi ruang kolaborasi anak muda untuk terus menggaungkan semangat toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan di Kabupaten Nunukan.
Sementara itu, Sekretaris Forum Pemuda Lintas Agama, Srigel Hengki, menyatakan komitmennya menjadikan Forum Pelita sebagai wadah yang hidup, dinamis, dan bermanfaat bagi pembangunan daerah.
“Forum ini kami jadikan sebagai ruang bersama untuk membangun Nunukan yang damai, rukun, dan sejahtera,” ujarnya.
Acara pengukuhan ditandai dengan penyerahan pataka atau bendera Forum Pelita serta penyalaan obor pelita sebagai simbol semangat yang menyala dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Nunukan.




