spot_img
More
    spot_img

    Kapolda Kaltara Terima Komunitas Etnis Indonesia Bersatu, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    WARTA, TANJUNG SELOR – Keberagaman etnis dan budaya di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan sekaligus menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

    Untuk memperkuat hal tersebut, Kapolda Kaltara Irjen Pol. Agus Wijayanto menerima silaturahmi pengurus Komunitas Etnis Indonesia Bersatu di Mapolda Kaltara, Senin (10/8/2026).

    Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan komunitas lintas etnis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bumi Benuanta.

    Rombongan dipimpin Sekretaris Jenderal Komunitas Etnis Indonesia Bersatu, Andi Lempong, bersama Kepala Sekretariat Andi Amriampa, Ketua Lembaga Adat Tidung H.M. Yunus Idris, Ketua Dewan Penasehat NTT Kamilus Ata Ruing, serta Tokoh Masyarakat Bulungan H. Mohtar.

    Sekjen Komunitas Etnis Indonesia Bersatu Muh. Andi Lempong mengatakan, komunitas lintas etnis siap mengambil peran dalam menjaga persatuan dan kondusivitas daerah.

    Menurutnya, keberadaan tokoh adat, paguyuban dan tokoh masyarakat dapat menjadi jembatan penting untuk mencegah potensi konflik sosial, khususnya di tengah masyarakat Kaltara yang memiliki latar belakang etnis dan budaya yang beragam.

    “Keberadaan tokoh adat, paguyuban dan tokoh masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya konflik sosial di tengah masyarakat yang memiliki keberagaman etnis dan budaya,” ujar Andi.

    Ia menilai komunikasi antara masyarakat dan kepolisian harus terus diperkuat. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan sosial diharapkan dapat diantisipasi lebih cepat sebelum berkembang menjadi konflik.

    “Komunikasi antara komunitas masyarakat dan kepolisian perlu terus dibangun agar berbagai persoalan sosial dapat diantisipasi sejak dini dan diselesaikan melalui dialog,” sambungnya.

    Keberagaman Jadi Kekuatan

    Kapolda Kaltara Irjen Pol. Agus Wijayanto mengapresiasi silaturahmi tersebut. Ia menilai keterlibatan berbagai elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan daerah.

    Baca Juga:  Wagub Ingkong Tinjau Pembangunan SMAN 3 Nunukan, Ingatkan Manajemen Waktu dan Kualitas

    Menurutnya, keberagaman masyarakat Kaltara tidak seharusnya menjadi sekat, tetapi justru menjadi modal sosial untuk memperkuat persatuan dan kerukunan.

    “Sinergi yang solid antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat multietnis merupakan kunci dalam merawat kebinekaan serta menciptakan stabilitas daerah yang aman dan kondusif,” tegas Irjen Agus.

    Kapolda juga menekankan pentingnya pendekatan community policing atau pemolisian masyarakat. Konsep tersebut mendorong keterlibatan aktif tokoh adat, paguyuban dan tokoh masyarakat sebagai mitra kepolisian dalam menjaga kamtibmas.

    Melalui kolaborasi tersebut, komunikasi di tengah masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga potensi persoalan sosial dapat dideteksi dan diselesaikan sedini mungkin.

    “Kolaborasi lintas etnis diharapkan dapat memperkuat komunikasi masyarakat sekaligus membantu mencegah potensi konflik sosial di Kaltara,” pungkasnya.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU