WARTA, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mempersiapkan pelaksanaan Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (KLLAJ) Tahun 2026 sebagai upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Program ini akan melibatkan pelajar tingkat SMA/SMK sederajat dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltara. Para peserta terbaik nantinya akan mengikuti seleksi tingkat provinsi untuk memperebutkan kesempatan mewakili Kaltara pada ajang Pelajar Pelopor tingkat nasional.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kaltara, Desi Witasari, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi sarana membentuk generasi muda yang peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.
“Pelajar pelopor ini yang kita harapkan bisa menjadi duta keselamatan berlalu lintas di Kalimantan Utara,” kata Desi, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, peserta tidak hanya diuji dari sisi pengetahuan dan kemampuan akademik. Mereka juga ditantang untuk menghadirkan ide kreatif, inovasi, maupun kampanye yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Mereka dituntut membuat inovasi yang berkaitan dengan keselamatan lalu lintas atau kampanye keselamatan yang nantinya akan dinilai dalam proses seleksi,” ujarnya.
Hingga pertengahan Juni 2026, Kabupaten Bulungan menjadi daerah pertama yang telah menyelesaikan proses seleksi tingkat kabupaten. Sementara Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, dan Kabupaten Tana Tidung masih dalam tahap persiapan pelaksanaan seleksi.
Dishub Kaltara optimistis seluruh daerah dapat segera menyelesaikan tahapan tersebut sehingga proses seleksi tingkat provinsi dapat berjalan sesuai jadwal.
“Insyaallah Tarakan, Nunukan, dan Tana Tidung segera menyusul melaksanakan seleksi,” kata Desi.
Sementara itu, Kabupaten Malinau memilih menyerahkan proses seleksi administrasi kepada Dishub Provinsi Kaltara. Berkas peserta dari daerah tersebut nantinya akan langsung dinilai oleh tim provinsi untuk menentukan wakil yang berhak mengikuti tahapan berikutnya.
Desi menargetkan seleksi tingkat Provinsi Kaltara dapat digelar pada Juli 2026. Jadwal tersebut sengaja disiapkan lebih awal agar peserta terbaik memiliki waktu yang cukup untuk pembinaan dan pemantapan sebelum mengikuti seleksi nasional yang direncanakan berlangsung pada September mendatang.
“Kami ingin wakil Kalimantan Utara memiliki waktu persiapan yang memadai sebelum berlaga di tingkat nasional, sehingga bisa tampil maksimal dan bersaing dengan peserta dari provinsi lain,” jelasnya.
Melalui program Pelajar Pelopor, Dishub Kaltara berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya keselamatan lalu lintas sekaligus menjadi agen perubahan dalam mengkampanyekan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.




