WARTA, TANJUNG SELOR – Curah hujan dengan intensitas cukup lebat di wilayah hulu Sungai Kayan menyebabkan debit air sungai meningkat dan memicu banjir di sejumlah titik di wilayah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Selasa (19/5/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Utara, Andi Amriampa melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kaltara, Rony Haryanto mengatakan, kondisi tersebut dipicu hujan yang mengguyur wilayah hulu Sungai Kayan sejak Senin sore hingga Selasa pagi.
“Akibat hujan yang berlangsung terus-menerus di wilayah hulu, volume air Sungai Kayan meningkat secara signifikan sehingga menyebabkan genangan dan banjir di beberapa wilayah Tanjung Selor,” ujar Rony Haryanto dalam laporan Pusdalops PB Kalimantan Utara.
Ia menjelaskan, hingga saat ini BPBD Kabupaten Bulungan masih melakukan pendataan terhadap lokasi terdampak, termasuk desa dan kelurahan yang mengalami genangan.
“Tim Reaksi Cepat BPBD Bulungan juga terus melakukan pemantauan tinggi muka air Sungai Kayan. Untuk ketinggian air saat ini masih dalam proses assessment di lapangan,” katanya.
Rony menyebut, dampak banjir sementara mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah ruas jalan, terutama di kawasan rendah yang berpotensi terendam air. Meski demikian, hingga laporan terakhir diterima, belum terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi.
“Data korban maupun pengungsi masih nihil, namun kami tetap melakukan pendataan dan pemantauan secara berkala,” ungkapnya.
BPBD Kaltara bersama BPBD Bulungan saat ini terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan terdampak guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air susulan.
Selain itu, personel dan logistik juga mulai disiagakan sebagai langkah antisipasi apabila situasi banjir meluas dan memerlukan evakuasi warga.
“Walaupun cuaca di wilayah hulu mulai berangsur cerah, status waspada tetap diberlakukan. Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Kayan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan muka air,” tegas Rony.
Pusdalops PB Kalimantan Utara memastikan perkembangan situasi banjir akan terus diperbarui sesuai kondisi terbaru di lapangan.




