spot_img
More
    spot_img

    Kenali Hakmu, Lindungi Dirimu! UTA Jakarta Gandeng GKRI Cawang Edukasi Warga soal ITE, Pinjol, dan KDRT

    WARTA, JAKARTA TIMUR – Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA Jakarta) bekerja sama dengan GKRI Jemaat Diaspora Cawang menggelar Seminar Umum Karya Pengabdian Hukum bertajuk “Kenali Hakmu, Lindungi Dirimu: Edukasi Hukum Praktis bagi Masyarakat” pada Sabtu, 28 Februari 2026.

    Kegiatan yang berlangsung di Gedung GKRI Jemaat Diaspora Cawang, Jakarta Timur ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mandat akademik mahasiswa pascasarjana.

    Sebanyak 40 peserta mengikuti seminar tersebut, terdiri dari 28 peserta luring dan 12 peserta daring. Mereka berasal dari kalangan jemaat gereja dan masyarakat umum. Fokus pembahasan mengangkat isu-isu hukum yang kian relevan di tengah masyarakat, seperti hukum ITE, fenomena pinjaman online (pinjol), serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

    Respons Antusias Peserta

    Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi serta dialog interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari tujuh penanya yang secara aktif menggali informasi seputar perlindungan hukum dalam kasus ITE, jerat pinjol ilegal, hingga langkah preventif menghadapi KDRT.

    Pelaksanaan kegiatan berlangsung kondusif dan interaktif, didukung penuh oleh pimpinan gereja, dosen pembimbing, serta mahasiswa. Sejumlah testimoni peserta menyebutkan bahwa seminar ini meningkatkan literasi hukum dan kesadaran akan pentingnya perlindungan diri secara hukum di era digital dan dinamika sosial saat ini.

    Hadirkan Praktisi dan Akademisi

    Materi disampaikan oleh para mahasiswa Magister Ilmu Hukum UTA Jakarta yang juga merupakan praktisi di bidangnya.

    Ignatius Bambang Sukarno Hatta, Kadiv di PT Jadin Pratama, membahas tantangan masyarakat digital dalam perspektif hukum ITE. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian bermedia sosial agar tidak terjerat persoalan hukum.

    Baca Juga:  Puluhan Siswa di Sebatik Dilarikan ke Sejumlah Faskes, Diduga Keracunan Menu MBG

    Pemateri kedua, Mesa Indra Naiborhu, mantan bankir yang kini menjabat Managing Partner Bariga Law Firm, mengupas maraknya praktik pinjaman online, termasuk risiko hukum dan langkah perlindungan bagi masyarakat.

    Sementara itu, Iriaty Khairul Ummah, hakim di PN Tangerang, menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan keluarga secara bijak sebagai salah satu langkah pencegahan konflik rumah tangga yang berpotensi berujung pada KDRT.

    Apresiasi dan Penguatan Sinergi

    Tuan rumah kegiatan, Pdt. Dr. Yohanes Ratu Eda, M.Th., selaku gembala jemaat dan Ketua Majelis GKRI JDC, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara gereja dan institusi pendidikan tinggi.

    “Kami berharap edukasi hukum seperti ini dapat terus berlanjut demi memperkuat pemahaman jemaat dan masyarakat,” ujarnya.

    Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada pihak gereja serta doa penutup.

    Perkuat Reputasi Akademik

    Seminar ini digagas oleh Prodi Magister dan Doktor Ilmu Hukum UTA Jakarta yang dipimpin Assoc. Prof. Dr. Tuti Widyaningrum, S.H., M.H., dengan dukungan dosen pembimbing Dr. Januar Agung Saputera, S.H., M.H., M.M., serta Assoc. Prof. Dr. FL. Rio Christiawan, S.H., M.Hum., M.Kn.

    Secara strategis, kegiatan ini tidak hanya memperkuat peran akademik UTA Jakarta dalam pemberdayaan masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan reputasi institusi sebagai kampus yang responsif terhadap persoalan hukum aktual.

    Program Studi Ilmu Hukum jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) UTA Jakarta sendiri telah meraih predikat akreditasi unggul. Dengan kurikulum adaptif, dosen berpengalaman, serta pendekatan riset aplikatif dan kritis, prodi ini membekali mahasiswa dengan kemampuan analitis dan solutif dalam menjawab persoalan hukum kontemporer.

    Berlokasi di Jalan Sunter Permai Raya, Sunter Agung, Jakarta Utara, UTA Jakarta terus mendorong lahirnya lulusan yang berintegritas dan berkontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan hukum nasional.

    Baca Juga:  Gubernur Zainal Raih Penghargaan “Asia The Best Innovative Leader of Indonesia 2025”

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU