WARTA, TANJUNG SELOR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Utara (BPBD Kaltara) memastikan operasional Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) segera aktif sebagai pusat komando dan koordinasi penanganan bencana di wilayah Kalimantan Utara.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltara, Rony Haryanto, ST.,MT, menegaskan seluruh kesiapan teknis telah rampung. Saat ini, pihaknya tengah mematangkan kesiapan personel yang akan bertugas mengoperasikan pusat kendali tersebut.
“Untuk peralatan sudah siap, baik perangkat IT maupun kendaraan operasional di lapangan. Sekarang kami fokus pada kesiapan personel agar saat Pusdalops aktif, seluruh sistem bisa langsung berjalan optimal,” ujar Roni.
Menurutnya, keberadaan Pusdalops PB akan menjadi pusat koordinasi utama dalam merespons setiap kejadian bencana secara cepat, terukur, dan terintegrasi. Seluruh laporan kejadian, pemantauan situasi, hingga pergerakan tim di lapangan akan dikendalikan dari pusat ini.
Ia menekankan, konsep kerja Pusdalops adalah gerak cepat berbasis data dan komunikasi real-time, sehingga keputusan penanganan bisa diambil tanpa keterlambatan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Dr. Andi Amriampa S.Sos., M.Si, memastikan tim yang ditempatkan di Pusdalops merupakan personel terlatih yang telah mendapatkan pembekalan khusus dalam penanganan kedaruratan bencana.
“Tim yang bertugas di Pusdalops adalah personel yang memang sudah dilatih. Mereka dipersiapkan untuk menjadi pusat koordinasi dalam setiap penanganan bencana, baik dalam hal komunikasi, pemetaan situasi, hingga pengendalian operasi di lapangan,” jelas Andi.
Dengan segera aktifnya Pusdalops PB, BPBD Kaltara menargetkan respons penanganan bencana di daerah dapat semakin cepat, terarah, dan efektif, sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam upaya mitigasi maupun penanggulangan bencana di Kalimantan Utara.




