WARTA, TANJUNG SELOR – Stadion Aryaguna KM.4 bergemuruh pada Senin (22/12/2025) malam. Di bawah lampu stadion yang terang, Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, secara resmi menutup turnamen bergengsi Sepak Bola Mini “Piala Kaltara di Hati 2025”.
Turnamen yang memperlakukan kategori U-15, Umum Putra, hingga Umum Putri ini sukses menyedot antusiasme masyarakat. Gubernur yang hadir langsung menyaksikan partai final memuji habis-habisan performa para atlet di lapangan.
Lebih dari Sekadar Angka di Papan Skor
Bagi Gubernur Zainal, kemenangan dalam pertandingan bukanlah tujuan akhir. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang dibawa pulang oleh para atlet jauh lebih berharga daripada trofi.
“Kalian semua telah menjadi teladan bahwa olahraga bukan semata-mata tentang kemenangan, tetapi tentang disiplin, kerja keras, dan persatuan,” ujar Gubernur disambut tepuk tangan penonton.
Ia berpesan agar semangat fair play dan kekompakan yang terbangun selama turnamen tidak luntur begitu peluit akhir dibunyikan. Menurutnya, sepak bola adalah “lem perekat” yang paling efektif untuk memperkokoh silaturahmi warga Kalimantan Utara.
Komitmen Membangun SDM Lewat Olahraga
Pemerintah Provinsi Kaltara di bawah kepemimpinan Zainal Paliwang menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi kegiatan olahraga. Baginya, olahraga adalah investasi untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan berkarakter.
“Seluruh peserta adalah pemenang sejati karena telah berani berkompetisi secara sehat,” pungkasnya sembari memberikan apresiasi khusus kepada wasit dan panitia yang telah bertugas secara profesional.
Kehadiran Tokoh Penting
Kemeriahan malam penutupan ini semakin lengkap dengan kehadiran sejumlah pejabat teras Kaltara, di antaranya:
-
Ingkong Ala, S.E., M.Si. (Wakil Gubernur Kaltara)
-
H. Muhammad Nasir, S.E., M.M. (Ketua KONI Kaltara)
-
H. Denny Harianto, S.E., M.M. (Sekprov Kaltara)
-
Serta jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemprov Kaltara.
Penutupan ini menjadi simbol suksesnya pembinaan olahraga akar rumput di Kaltara, sekaligus harapan baru bagi lahirnya talenta-talenta emas dari Bumi Benuanta di masa depan.




