spot_img
More
    spot_img

    Generasi Muda Dominasi Pemilu 2029, DPRD Kaltara Minta Literasi Politik Diperkuat

    WARTA, TANJUNG SELOR — Perjalanan demokrasi menuju Pemilu 2029 diprediksi akan dipengaruhi gelombang besar pemilih muda. Di Kalimantan Utara, kelompok yang tumbuh bersama teknologi digital ini dianggap mampu menjadi motor perubahan—jika memiliki literasi politik yang kuat.

    Anggota DPRD Kaltara, Supa’ad Hadianto, menyampaikan bahwa sekitar 60 persen pemilih pada 2029 merupakan anak muda. Kondisi ini memberikan peluang besar, namun juga tantangan terhadap kualitas demokrasi.

    “Potensi pemilih muda luar biasa besar, tapi harus diimbangi kualitas. Jangan sampai mereka mudah terpengaruh informasi keliru,” katanya.

    Menurutnya, derasnya arus informasi di media sosial membuat pemilih muda rawan terpapar disinformasi dan kampanye negatif. Karena itu, kemampuan berpikir kritis menjadi bekal utama.

    “Anak muda paling dekat dengan media sosial. Karena itu mereka harus benar-benar cerdas memilih informasi. Pilihan politik jangan hanya ikut-ikutan,” ujarnya.

    Sekolah dan Kampus Jadi Titik Awal Pendidikan Demokrasi

    Supa’ad menilai dunia pendidikan memiliki posisi strategis dalam membentuk pemahaman politik sejak dini. Organisasi pelajar, kegiatan kampus, hingga aktivitas sosial disebut menjadi ruang latihan demokrasi yang sangat penting.

    Ia menambahkan, pemerintah daerah juga berperan membuka ruang keterlibatan bagi generasi muda.

    “Ketika anak muda dilibatkan dalam diskusi publik dan kebijakan, mereka merasa menjadi bagian dari daerah ini. Mereka bisa ikut menentukan arah perubahan,” jelasnya.

    Pemuda Harus Jadi Contoh Dalam Perbedaan

    Tidak hanya soal pengetahuan, Supa’ad juga mengingatkan agar pemuda tampil sebagai perekat sosial.

    “Perbedaan pilihan itu wajar. Yang penting dijaga adalah cara berdiskusi yang santun dan saling menghargai,” tuturnya.

    Ia menutup dengan ajakan agar seluruh elemen—pemerintah, sekolah, kampus, hingga organisasi masyarakat—bersama memperkuat literasi politik di Kaltara.

    “Kita ingin pemilih muda yang sadar, paham, dan memilih dengan pertimbangan matang demi masa depan daerah,” pungkasnya.

    Baca Juga:  Bazar Ramadan Terpusat di Kampung Arab

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU