WARTA, NUNUKAN — Menyambut datangnya musim penghujan dan potensi bencana yang menyertainya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan menurunkan 20 personel terbaiknya dalam apel gelar pasukan kesiapsiagaan tanggap darurat bencana, Rabu (5/11/2025) pagi, di Lapangan Polres Nunukan.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nunukan, dan dihadiri jajaran Forkopimda, sejumlah kepala OPD, serta Kepala Pelaksana BPBD Nunukan, Arief Budiman, S.Pt., M.Si.
Dalam apel tersebut, BPBD Nunukan juga menampilkan berbagai alat operasional penanggulangan bencana, antara lain mobil tangki suplai Dalkarhutla, mobil rescue, dan rubber boat yang siap dikerahkan dalam situasi darurat di lapangan.
Kepala Pelaksana BPBD Nunukan, Arief Budiman, menegaskan bahwa apel ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh unsur siap menghadapi potensi bencana di wilayah perbatasan.
“Apel kesiapsiagaan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas instansi berjalan optimal menghadapi ancaman bencana seperti banjir, tanah longsor, dan karhutla,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan relawan kebencanaan, agar mampu merespons cepat setiap kejadian di lapangan.
Dengan digelarnya apel gabungan ini, diharapkan seluruh unsur penanggulangan bencana di Kabupaten Nunukan semakin tangguh, responsif, dan sigap memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.




