WARTA, TANJUNG SELOR – Kejuaraan Tenis Lapangan Piala Ketua TP-PKK Kalimantan Utara (Kaltara) 2026 tak sekadar menjadi ajang memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Provinsi Kaltara. Kompetisi ini juga diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet, memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga, sekaligus mempererat silaturahmi.
Sebanyak 230 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltara ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Tenis Ahmad Yani, Selasa (27/10). Pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga 1 November 2026.
Kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara.
Mewakili Gubernur Kaltara, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., menyambut baik antusiasme peserta yang turut menyemarakkan peringatan hari jadi provinsi melalui kegiatan olahraga.
Menurut Denny, kejuaraan tersebut memiliki manfaat lebih luas daripada sekadar mengejar kemenangan. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan antarpeserta dari berbagai daerah.
“Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang mempererat kebersamaan. Bertandinglah dengan baik, jaga sportivitas, dan hormati setiap keputusan wasit,” pesannya.
Bidik Potensi Atlet Tenis Kaltara
Denny berharap kejuaraan ini dapat dimanfaatkan Dispora Kaltara sebagai sarana memantau potensi atlet daerah. Melalui kompetisi yang berkelanjutan dan pembinaan terarah, Kaltara diharapkan mampu melahirkan atlet tenis lapangan yang dapat bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga ketertiban dan menjadikan sportivitas sebagai prinsip utama selama pertandingan berlangsung.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan aktif.
Menurut Rahmawati, olahraga perlu semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk perempuan dan generasi muda. Karena itu, kegiatan seperti kejuaraan tenis dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan minat berolahraga sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.
“Kami berkomitmen mengajak masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat dan aktif. Kami juga berterima kasih atas dukungan perangkat daerah yang telah membantu pelaksanaan program TP-PKK,” kata Rahmawati.
Ia turut mengapresiasi dukungan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara dalam menyukseskan program TP-PKK. Menurutnya, kolaborasi lintas perangkat daerah perlu terus diperkuat agar kegiatan yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Empat Kategori, Buka Kesempatan Lebih Luas
Kejuaraan tahun ini mempertandingkan empat kategori, yakni Ganda Beginner Putra, Ganda Putra Jumlah Umur 90 Tahun dengan usia minimal 40 tahun, Ganda Beginner Putri, serta Ganda Bebas Putri se-Kaltara.
Pembagian kategori tersebut memberikan kesempatan kepada peserta dengan kemampuan dan kelompok usia yang beragam untuk berkompetisi. Dengan begitu, kejuaraan tidak hanya menjadi panggung bagi pemain berpengalaman, tetapi juga ruang bagi peserta pemula untuk mengasah kemampuan.
Rahmawati menegaskan, semangat yang diusung dalam kejuaraan ini adalah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam olahraga.
“Pembagian kategori ini mengusung prinsip tidak ada yang tertinggal dan ditinggalkan. Kami ingin olahraga bisa menjadi ruang bersama bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sebelum seremoni pembukaan, Rahmawati bersama Sekprov Denny menyempatkan diri menjajal lapangan tenis. Pembukaan kejuaraan kemudian ditandai dengan pukulan perdana oleh Wakil Ketua TP-PKK Kaltara, Kornie Serliany Ingkong Ala, S.T.
Melalui kejuaraan ini, TP-PKK dan Dispora Kaltara berharap semangat berolahraga semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi munculnya bibit-bibit atlet tenis potensial dari Bumi Benuanta.




